Puluhan Pedagang Makanan Keliling di Solo Dapat Bantuan Gerobak Motor

Puluhan Pedagang Makanan Keliling di Solo Dapat Bantuan Gerobak Motor
Penyerahan gerobak motor untuk PKL Solo. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 18 April 2021 11:04 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wajah sumringah terpancar dari puluhan pedagang makanan keliling di Kota Solo. Mereka gembira usai mendapatkan bantuan gerobak rombong motor dari pemerintah. Penyerahan bantuan dilakukan anggota Komisi VI DPR Eva Yuliana, di Solo, Sabtu (17/4) petang.

"Saya sangat senang, ini sangat membantu. Setiap hari saya jualan maklor, cilor, dan mainan anak-anak. Semua dagangan dijadikan satu di gerobak rombong motor. Sekarang jualannya lebih lancar, semua dagangan bisa masuk," ujar Hariyanto (41), pedagang asal Pucangsawit, Jebres.

Hariyanto mengaku, sebelum pandemi Covid-19, dirinya berkerja sebagai penjual mainan anak di sekolah-sekolah. Namun saat sekolah diliburkan karena pandemi, omzet penjualan anjlok. Ia pun harus memutar otak dan berjuang untuk bertahan hidup.

"Saya beralih berjualan makanan dengan berkeliling mencari pelanggan. Jadi keliling sambil membawa dagangan mainan anak-anak. Tapi, perlengkapan gerobak rombong motor milik saya kurang mendukung karena terbuat kayu," keluhnya.

Setelah menerima bantuan gerobak rombong dari pemerintah yang masih baru, ia mengaku makin bersemangat berjualan. Harapannya dengan peralatan baru tersebut, pendapatan yang sempat anjlok akibat pandemi segera pulih kembali. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup dan rumah tangga lainnya.

Sementara itu Eva Yuliana mengatakan, ada 41 gerobak rombong motor bantuan pemerintah yang disalurkan. Selain Solo, gerobak rombong juga dibagikan ke wilayah Sukoharjo, Klaten dan Boyolali. Para pedagang yang menerima bantuan, semula berjualan di tempat.

"Mereka ini sebelumnya hanya berjualan di tempat. Namun ketika masa pandemi, usaha mereka merosot. Mobilitas pedagang dibutuhkan agar bisa jemput bola kepada pelanggan," katanya.

Gerobak rombong motor dari pemerintah, telah didesain sedemikian rupa agar bisa digunakan menjajakan dagangan secara keliling dengan motor.

"Rombong dagangan ini diberikan kepada pedagang keliling yang memiliki semangat, tapi di masa pandemi ini banyak yang kurang maju usahanya," imbuhnya.

Ketua Paguyuban Seduluran Sehati Selawase Kota Solo, Seno Kurniawan mengatakan para pedagang sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.

"Anggota kami ada sekitar 250 pedagang. Mereka yang mendapatkan kami seleksi dengan ketat," ucapnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Mendag Lutfi Akui Jumlah Pengusaha UMKM Besar Namun untuk Ekspor Masih Kecil
Restrukturisasi Kredit Bank Himbara untuk UMKM Capai Rp470 Triliun
Menkeu: Jika UMKM Tunjukan Geliat Aktivitas Maka Ekonomi Nasional Akan Bangkit
Menteri Sandiaga Optimistis Jumlah Peserta Hari Belanja Brand Lokal Lewati 1.000 UMKM
Menteri Teten Minta Unilever Transfer Pengetahuan Produk Halal pada UMKM Indonesia

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami