Puluhan Warga Asing Kompak Tinggalkan Bali

Puluhan Warga Asing Kompak Tinggalkan Bali
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 19 September 2021 23:01 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara meninggalkan Pulau Dewata, Bali, lewat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Minggu (19/9) siang. Mereka, berangkat dengan pesawat Qantas Airways QF108 dengan rute Denpasar-Darwin pada pukul 01: 10 Wita.

"Telah dilakukan pengawasan keberangkatan pemberian izin keluar terhadap penumpang dari Pesawat Qatas Airways," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenku HAM Bali Jamaruli Manihuruk, Minggu (19/9).

Pesawat dengan crew 12 orang tersebut mengangkut penumpang sebanyak 172 orang untuk warga asing didominasi asal Australia.

Rinciannya, Warga Negara Indonesia (WNI) 85 orang, warga Australia 73 orang, Hungaria 1 orang, Italia 1 orang, Malaysia 2 orang, Belanda 1 orang, New Zealand 3 orang, Filipina 2 orang, Rusia 1 orang, United Kingdom (UK) 3 orang.

Jamaruli mengatakan, bahwa pesawat itu adalah pesawat penerbangan komersil dan keluarnya warga asing itu dari Bali bukan repatriasi. Karena, ada warga Indonesia dan warga lainnya yang ikut di pesawat itu dan langsung menuju Australia.

"Ini, bukan repatriasi karena banyak warga negara lain yang ikut termasuk orang Indonesia," katanya.

"Intinya, petugas Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, telah memberikan pelayanan kepada penumpang yang akan berangkat, dan ini merupakan penerbangan kedua pesawat dari Bandara Ngurah Rai yang mengangkut penumpang langsung ke Australia," ujarnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Wagub Cok Ace, WNA Masih Banyak Langgar Prokes dan Bisa Merusak Citra Bali
BPS Nilai PPKM Efektif Menekan Mobilitas Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Jakarta
Wisman Paling Banyak Masuk Indonesia Berasal dari Timor Leste
Seorang Bule Rusia Linglung dan Depresi, Tidur di Gazebo Warung Makan
Tak Hanya Bali, NTT Berpotensi Tarik Kunjungan Turis Asing

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami