Puncak Gempa Sudah Dilewati, Ribuan Pengungsi di Majene Diminta Kembali ke Rumah

Puncak Gempa Sudah Dilewati, Ribuan Pengungsi di Majene Diminta Kembali ke Rumah
Tenda-tenda pengungsi di kawasan Stadion Manakarra Mamuju masih ditempati pengungsi, Sabtu (11/6). ©2022 Merdeka.com
NEWS | 12 Juni 2022 01:00 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Wakil Bupati Majene Arismunandar mengimbau warga yang masih mengungsi pascagempa bermagnitudo 5,8 yang mengguncang daerah itu dan sekitarnya agar pulang ke rumah masing-masing. Mereka sudah empat hari berada di pengungsian dan puncak gempa diperkirakan sudah dilewati.

"Dengan melihat analisis BMKG dan instruksi dari BNPB bahwa gempa magnitudo 5,8 yang terjadi pada Rabu (8/6), merupakan puncak gempa dan setelahnya hanya ada gempa-gempa kecil," kata Arismunandar di Majene, Sabtu (11/6).

Dia juga menginstruksikan agar kantor kecamatan dan BPBD segera melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Majene Ilhamsyah menyampaikan telah mendapatkan dana siap pakai dari BNPB sebesar Rp250 juta.

BPBD Majene telah mengeluarkan SK tanggap darurat sebagai dasar dari Provinsi Sulbar dalam menyalurkan bantuan. Ia juga menyampaikan bahwa bantuan logistik dari BNPB berupa beras, air mineral, mi instan sebanyak dua truk segera disalurkan ke para pengungsi.

2 dari 2 halaman

Pengungsi Capai 7.500 Orang

Pascagempa magnitudo 5,8, terdapat lebih 7.000 warga di Kabupaten Majene yang mengungsi setelah gempa susulan pada Rabu (8/6) malam. "Hal tersebut merupakan hasil laporan yang dirangkum dari setiap kepala desa mulai dari Maliaya hingga di Kecamatan Tammero’do," ujar Ilhamsyah.

Meski demikian, BPBD Majene tambahnya, tetap mendata secara akurat jumlah pengungsi hingga saat ini.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, jumlah pengungsi pascagempa bumi bermagnitudo 5,8 di Kabupaten Majene, yakni 7.500 orang. Sebanyak 500 orang mengungsi di SMK Bukit Tinggi Kelurahan Lamongan Batu dan sebanyak 7.000 orang mengungsi di beberapa titik di antaranya Kelurahan Malunda, Desa Maliaya, Mekkatta, Lombong dan Kecamatan Tubo.

Baca juga:
Sehari Bisa Terjadi Tiga Kali, Ini Fakta Baru Gempa Magnitudo 5,3 di Jatim Selatan
Tinjau Lokasi Pengungsian Gempa Mamuju, Kepala BNPB Minta Warga Kembali ke Rumah
Gempa Mamuju Ditetapkan Status Tanggap Darurat
70 Rumah di Mamuju Rusak akibat Gempa Magnitudo 5,8
9 Orang Terluka akibat Gempa Magnitudo 5,8 di Mamuju, 1 Cedera Berat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini