RA, Putri Abu Rara Penusuk Wiranto Diikutkan Program Deradikalisasi

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 21:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - RA (14) Putri terduga teroris teroris SA alias Abu Rara menjalani program deradikalisasi yang difasilitasi oleh Polri.

RA diajak ayahnya saat menikam Menkopolhukam Wiranto. Hanya saja, saat diminta melakukan amaliyah dengan menyerang anggota Polri, RA menolak.

"RA umurnya 14 tahun. Saat ini yang bersangkutan masih dengan kategori anak berhadapan hukum, dia diikutkan program deradikalisasi," kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jumat (18/10/2019).

Asep mengatakan program deradikalisasi diberikan untuk memberikan edukasi terhadap RA yang telah terpapar paham radikalisme.

Diharapkan, doktrin-doktrin radikal yang sempat diberikan ayahnya akan hilang saat mengikuti program deradikalisasi

"Ini untuk mengedukasi kembali, memberikan kesadaran kembali terhadap doktrin-doktrin yang keliru selama ini disampaikan oleh yang bersangkutan," ujar dia.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, Abu Rara memang menyiapkan pisau berbentuk kunai kecil untuk anaknya.

"Pemeriksaan Abu Rara, senjata yang digunakan untuk menyerang Wiranto ada tiga. Satu Abu Rara, satu istrinya, satu anaknya. Ini masih didalami," jelas dia.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
3 Pisau Disiapkan Abu Rara untuk Tikam Wiranto, 2 Diberikan ke Istri dan Anak
Terduga Teroris yang Ditangkap Pasca-Penusukan Wiranto Bertambah Menjadi 40 Orang
Kondisi Wiranto Membaik, Keluarga Harap Bisa Segera Pulang dari RSPAD
Dipolisikan Terkait Cuitan Penusukkan Wiranto, Hanum Rais Ogah Komentar
36 Terduga Teroris Diamankan Usai Wiranto Ditusuk, 2 Polwan Ikut Diciduk
VIDEO: Karangan Bunga dari Kivlan Zen untuk Menko Polhukam Wiranto

(mdk/bal)