Rabu Dini Hari, Giliran Kantor PDIP di Cileungsi Bogor Dilempar Bom Molotov

Rabu Dini Hari, Giliran Kantor PDIP di Cileungsi Bogor Dilempar Bom Molotov
PERISTIWA | 29 Juli 2020 12:39 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Markas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diteror bom molotov oleh orang tidak dikenal dalam dua hari terakhir. Teror menyasar dua kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Terbaru, Kantor PDIP PAC Cileungsi dilempari bom molotov, Rabu (29/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara sehari sebelumnya, Kantor PDIP PAC Megamendung yang jadi sasaran teror bom molotov.

markas pdip dilempar molotov
©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bogor, Bayu Syahjohan membenarkan adanya teror bom molotov ini. Kata dia, ada tiga buah bom molotov di masing-masing tempat.

"Iya tadi dini hari ada pelemparan bom molotov di Kantor PAC Cileungsi sekretariat," kata Bayu.

Dia mengatakan, aksi di Cileungsi pertama kali diketahui oleh seorang tukang bangunan yang ada di kantor tersebut. Dia menemukan serpihan botol yang diduga bekas bom molotov sekitar pukul 05.00 WIB.

"Dia langsung melaporkan ke anggota DPRD Muad Khalim yang kebetulan rumahnya ada di depan kantor. Jadi tukang bangunan langsung lapor ke dia (muad khalim)," jelas Bayu.

Menurutnya, dari tiga bom yang dilempar, hanya dua diantaranya yang meledak. "Yang dilempar tiga. Tapi yang meledak dua," kata ungkap Bayu.

Sebelumnya, serangan serupa terjadi di Kantor PAC Kecamatan Megamendung pada Senin (27/7) dini hari WIB, yang merupakan rumah milik Rosenfield, yang dijadikan sekretariat.

Sementara Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan jika Kepolisian Sektor Cileungsi tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pelaku pelemparan.

"Masih dilakukan penyelidikan oleh personel Polsek Cileungsi," kata Ita. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami