Racik Pecel Khas Malang, Bisma Kharisma Menangi Digi Race Competition 2019

PERISTIWA » MALANG | 26 Agustus 2019 10:19 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Bisma Kharisma atau Bisma Smash berhasil memenangi Digi Race Competition 2019 yang digelar oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Ia bersama pasangan grupnya, Tya Mihoo berhasil menyelesaikan tantangan di antaranya meracik pecel legendaris khas Malang, Pecel Kawi 1975.

"Kita dikasih tahu racikan untuk bikin pecel itu lewat broadcast XL. Ramuannya apa, dari situ kita nentuin tempe, daging, sayurannya dengan permainan foodpong, seru banget," kata Bisma usai pengumuman di Djati Lounge Malang, Minggu (26/8) malam.

Keduanya mendapat tantangan dalam bentuk sebuah misi bersama dengan mencari jawaban lewat sejumlah aplikasi. Mereka harus menyelesaikan tantangan di tempat legendaris bersejarah dan ikon kota Malang, termasuk di Pecel Kawi 1975.

Tantangan berupa kuis dengan pertanyaan-pertanyaan melalui video streaming di aplikasi Youtube, Spotify, Instagram dan Netflix. Semua jenis tantangan mengharuskan peserta mengakses layanan data dengan kapasitas besar seperti streaming video dan musik, mengunduh dan mengunggah foto dan video, juga memainkan games.

"Kita tanya ke followers (nentukan pilihan) yang mantul atau ambil. Kita dapat yang mantul, kita harus mantulin bola pingpong gitu. Terus kita bikin pecelnya. Bikin pecelnya nggak susah, bikin mantul ke gelasnya foodpong itu yang susah," sambung Tya.

Keduanya harus menyelesaikan permainan dengan jumlah waktu tertentu, sehingga memang teamwork diuji kekompakannya. Keduanya dituntut menyelesaikan serangkaian misi bersama-sama dengan lokasi yang diberi tahu dalam bentuk titik koordinat.

"Kita lari-larian. Mision berikutnya dikasih. Harus cepat karena takut temen lain, mengejar kita. Karena point bisa berubah," ungkap Bisma.

Selain bikin pecel, Bisma dan Tya juga mendapatkan tantangan mempraktekkan adegan Yoga bersama-sama. Adegan-adegan membentuk posisi tertentu dilakukan di di Kawasan Tugu.

"Itu susah banget," ujarnya.

Sebanyak 12 orang praktisi media sosial independent sebagai peserta Digi Race Competition 2019. Mereka adalah Dimas Ramadhan, Wulan Nurul Fitroh, Olivia Gosandra, Den Dimas, Joe Angin, Kevin Anggara, Ghandy Novemberp, Reza Alif, Aggiangga Muliyadi, Berlian Marshella, Tya Mihoo, Bisma Kharisma.

Kompetisi menyambangi tiga kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur, 22-25 Agustus 2019. Selama di Surakarta mengunjungi Omah Sinten Resto, De Tjolomadoe, Kampung Batik Kauman dan Goela Klapa.

Sementara di Surabaya, mengunjungi Onni House Kitchen, Babeh St Resto, Food Junction dan Hotel Mojopahit. Sedangkan untuk Kota Malang, peserta singgah di Golden Heritage Koffie, Pecel Kawi 1975, Tugu Malang dan Djati Lounge.

Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim mengatakan, Digi Race Competition 2019 diselenggarakan untuk memastikan kualitas jaringan data hasil fiberisasi di sejumlah daerah. Jenis tantangan digital yang diberikan sekaligus menguji kualitas jaringan dan akses data setelah fiberisasi di sebagian besar wilayah layanan di Pulau Jawa.

"Kompetisi diikuti pegiat sosial media terkemuka yang intens menggunakan layanan data dan internet cepat. Sehingga diharapkan mampu meyakinkan masyarakat luas atas segala upaya berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas layanan data," ungkapnya.

Para tokoh yang memiliki pengaruh kuat di media sosial atau key opinion leader (KOL) sekaligus menunjukkan dan meyakinkan masyarakat luas bahwa XL akan terus berupaya memenuhi ekspektasi pelanggan atas kualitas layanan data yang mampu mendukung aktivitas produktif mereka.

Semua aktivitas digital peserta dipantau secara khusus oleh tim network untuk mengetahui kemampuan jaringan data yang sudah terfiberisasi di semua rute kompetisi. Mereka yang intensif layanan data juga akan memberikan masukan mengenai kualitas jaringan yang mereka lakukan di sepanjang kompetisi.

Sistem penilaian lomba ini adalah peserta harus memecahkan tantangan yang diberikan dengan secepat mungkin, yang benar dan tercepat akan mendapatkan poin lebih banyak. Peserta bisa meminta dukungan dari followers dengan cara vote di website. Bisma dan Tya pun masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp10 Juta. (mdk/bal)

Baca juga:
15 Jajanan Kuliner Khas Bandung yang Wajib Dicicipi
4 Cara Membuat Bumbu Sate yang Enak
5 Makanan Khas Jawa yang Mulai Langka, Cicipi Sekarang Juga!
8 Makanan Khas Betawi yang Wajib Dicicipi
Ingin Jadi Ciri Khas, Warga di Ponorogo Buat Satai Raksasa Setinggi 3 Meter
Beli Pempek Palembang di Warung Kini Kena Pajak Tambahan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.