Rangkaian Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara

PERISTIWA | 15 November 2019 06:32 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Gempa magnitudo 7,4 yang dimutakhirkan menjadi 7,1, mengguncang Maluku Utara, Kamis (14/11) malam. Pusat gempa berada di titik koordinat 1.63 LU 126.39 BT atau 134 kilometer Barat Laut Jailolo, pada kedalaman 73 kilometer di Maluku Utara.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, terjadi beberapa kali gempa susulan (aftershock) pascagempa utama (mainshock).

"Gempa susulan masing-masing tercatat adalah Magnitudo 5.0 pada Jumat (15/11) dini hari pukul 00.55 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU,126.46 BT atau 128 km Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (15/11).

Gempa selanjutnya tercatat dengan magnitudo 5.9 pada Jumat (15/11) dini hari pukul 01.45 WIB yang berada di titik lokasi 1.49 LU, 126.40 BT dengan pusat gempa berada di dasar laut atau 127 km Barat Laut Jailolo di Kedalaman 10 Km.

Gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan guncangannya dirasakan (MMI) III Ternate, II-III Manado, II-III Tahuna dan II-III Bitung.

1 dari 1 halaman

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami

BMKG menyatakan status peringatan dini tsunami pascagempa utama magnitudo 7,1 yang diakhiri pada pukul 01.45 WIB. BMKG juga memutakhirkan laporan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).

Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri sedang berupaya melakukan kaji cepat terkait pascagempa tersebut.

"Warga sekitar lokasi yang terdampak guncangan gempa diharapkan agar tidak panik dan tidak terpengaruh dengan kabar yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan informasi yang resmi selalu bersumber dari instansi terkait seperti BMKG, BNPB, BPBD, Dinas Provinsi dan pihak berwajib lainnya," sarannya. (mdk/cob)

Baca juga:
Gempa Berpotensi Tsunami di Malut & Sulut, Warga Bitung Mengungsi ke Tempat Tinggi
Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami, Bitung, Halmahera dan Ternate Waspada
Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara Dimutakhirkan Menjadi M 7.1
Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut, Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 7.4 Guncang Jailolo Malut, Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 5,1, Sejumlah Bangunan di Buleleng Bali Rusak