Rapat dengan Kapolda, DPRD Harap Kasus Penembakan Belasan Warga Tamilou Dituntaskan

Rapat dengan Kapolda, DPRD Harap Kasus Penembakan Belasan Warga Tamilou Dituntaskan
18 Warga Tamilou Maluku Tengah Tertembak Peluru Polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 9 Desember 2021 19:59 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri berserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku menghadiri rapat bersama Komisi I DPRD Provinsi Maluku. Rapat tersebut guna mendengarkan peristiwa belasan warga Desa Tamilou, Kecamatan Amahai di Kabupaten Maluku Tengah, menjadi korban penembakan yang diduga berasal dari aparat kepolisian pada Selasa, (7/12).

"Lalu kemudian hadir juga tokoh-tokoh masyarakat dari Tamilou diantaranya mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Ibu Habiba dan beberapa anggota tokoh masyarakat lainnya," kata Kabid Humas Polda Maluku M Roem Ohoirat kepada merdeka.com, Kamis (9/12).

Rapat diketuai oleh Ketua Komisi I Amirullah. Hadir pula dalam rapat itu tokoh masyarakat dari Tamilou yang memprotes tindakan dari aparat kepolisian.

"Intinya mereka protes atas langkah tindakan referensi yang dilakukan oleh anggota. Kemudian setelah itu diberikan kesempatan kepada Kapolda memaparkan terkait kronologi dari awal sampai dengan akhir. Kemudian tadi juga Kapolres juga berbicara menyampaikan hal-hal terkait pada saat itu, Ibu Rosita itu. Intinya ada laporan kronologi yang disampaikan oleh Kapolda," jelasnya.

Lanjutnya, rapat yang digelar dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIT, anggota DPRD tidak dalam posisi membela atau menyalahkan petugas atau masyarakat. Anggota DPRD ingin kasus ini cepat terungkap.

"Jadi hasil kesimpulan tadi DPRD mengharapkan agar situasi Kamtibmas tetap terjaga kemudian kedua palang masyarakat dibuka agar masyarakat tidak terhalang dan proses penegakan hukum tetap dilakukan dan hasil Propam agar segera dituntaskan," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Bentrok di Desa Tamilouw yang Tak Perlu Terjadi
Warga Tertembak di Tamilouw, Polda Sebut 7 Polisi Luka dan Kendaraan Taktis Dirusak
Polisi Ngaku Sempat Diancam Warga Sebelum Terjadi Penembakan di Tamilou Maluku Tengah
Alasan Polisi Kerahkan Ratusan Personel ke Desa Tamilouw Berujung Warga Tertembak
Penjelasan Polisi Masuk Desa Tamilouw saat Subuh Berujung Penembakan Warga
18 Warga Tertembak, Sekdes Tamilouw Jelaskan Akar Konflik di Desanya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami