Ratna Sarumpaet Mengaku Stres saat Tahu Polisi Kembangkan Kasusnya

PERISTIWA | 28 Mei 2019 20:50 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali melakukan pendalam terhadap kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet.

Ratna mengaku stres mengetahui adanya penyidikan tersebut. Bahkan, dia menilai, kasus itu seolah-olah dibuat oleh kepolisian.

"Saya stress. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke Kejaksaan dan membuat saya stress lagi. Sekarang saya mau stress lagi dibuat seumur hidup," katanya di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Selasa (28/5).

Sementara itu saat ditanyakan soal pemeriksaan Hanum Rais, Ratna mengaku tak mau ambil pusing. Sebab, putri Amien Rais itu pun ikut menyebarkan berita kebohongan Ratna.

"Saya nggak tahu. Saya harus lihat dulu pelapornya. Kalau itu sudah lewat tanggal 4 berarti fitnah. (Nyebar berita kebohongan) Ya menurut mereka ya. Saya kan nggak tahu," ujarnya.

Lebih lanjut, Ratna menegaskan tak membutuhkan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, saat ditanya prihal kedatangan Prabowo membawakan makanan untuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma.

"Nggak apa-apa, aku nggak butuh kayanya," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumapaet Bilang 'Agak Hiperbola ya'
Ekspresi Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Bui
Hadapi Sidang Tuntutan, Ini Harapan Ratna Sarumpaet
Jaksa Tuntut Ratna Sarumpaet 6 Tahun Penjara, Ini Alasannya
Menanti Tuntutan Kasus Penyebar Hoaks Ratna Sarumpaet
10 Jam Diperiksa, Hanum Rais Dicecar 20 Pertanyaan soal Ratna Sarumpaet

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.