Ratusan Demonstran di Makassar Desak Gaji Para Direktur BPJS Diturunkan

PERISTIWA » MAKASSAR | 2 Oktober 2019 11:36 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Ratusan demonstran yang terdiri dari warga miskin kota, buruh dan mahasiswa menggeruduk kantor BPJS di Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (2/10). Mereka yang tergabung dalam Aliansi Gerak Sipakatau menyerukan turunkan gaji para direktur BPJS, sebagai solusi pengganti kenaikan iuran bulanan BPJS yang dinilai memberatkan masyarakat.

"Turunkan gaji direktur-direktur BPJS yang mencapai puluhan juta, bukan dengan menaikkan tarif iuran yang dampaknya terasa bagi pengguna BPJS khususnya masyarakat miskin kota," kata Daniel, salah satu orator.

Sementara ketua Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMI) Makassar, Ahmad Yani mengatakan, kalau memang semua upaya tidak bisa lagi dilakukan untuk menyelamatkan BPJS selain harus menaikkan tarif iuran, lebih baik dibubarkan dan dikembalikan layanan kesehatan ke Jamkesmas.

"Alasannya defisit, defisit, yah jalan keluarnya bukan dengan menaikkan tarif iuran tapi evaluasi sistemnya. Kalau memang harus naik tarif, bubarkan saja BPJS dan kembali ke Jamkesmas," ujar Ahmad Yani.

Saat ini aksi dari pengunjuk rasa yang umumnya berpakaian serba merah itu masih berlangsung. Aparat kepolisian mengawal aksi ini.

Baca juga:
2 Bocah SD Asal Cikampek Kelaparan Tak Bisa Pulang Usai Demo di DPR
Ananda Badudu: Karena Bukan Pinokio, Saya akan Terus Menyuarakan Kebenaran
Aksi Damai Mahasiswa Jadi Tontonan Warga
Terkena Lemparan Batu Saat Amankan Demo, 7 Polisi di Solo Dapat Penghargaan
Ketika Mahasiswa dan Brimob Foto Bareng
Imbas Demo di DPR, KCI Alami Kerugian

(mdk/cob)