Ratusan Hektare Sawah di Tulang Bawang Barat Lampung Kekeringan

PERISTIWA | 15 September 2019 09:47 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Ratusan hektare lahan sawah milik petani di Tiyuh (Kampung) Pancamarga, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung mengalami kekeringan setelah lebih dari lima bulan hujan tidak turun di daerah itu.

"Sawah di Tulang Bawang Barat sebagian besar merupakan lahan tadah hujan. Warga hanya mengharapkan air hujan bila hendak menggarap sawah, kalau musim panas seperti ini terpaksa dibiarkan saja hingga musim hujan tiba," kata warga setempat, Misron (43), di Kecamatan Batu Putih, Tulang Bawang Barat, Minggu (15/9).

Menurut dia, akibat kondisi tersebut, ratusan hektare lahan pertanian di daerah itu terpaksa dibiarkan menganggur. Bahkan, lanjut dia, ada juga lahan warga yang terpaksa dibiarkan mengeras selama beberapa bulan, karena petani tidak mungkin memaksakan bertanam padi kalau tidak memungkinkan terjangkau air.

"Saat musim kemarau ini, warga setempat menggantungkan hidupnya dengan mengambil getah karet dan panen sawit," jelasnya.

Warga Tulang Bawang Barat, Edy, mengatakan ratusan hektare lahan pertanian di Kabupaten Tulang Bawang Barat kekeringan, sehingga berdampak kepada ekonomi warga setempat.

"Hujan yang tak kunjung turun, terpaksa lahan warga menganggur karena tidak mendapatkan pasokan air yang memadai," ujarnya

Ia mengatakan lahan pertanian masih dibiarkan menganggur, disebabkan para petani khawatir jika mereka memaksakan menanam justru akan gagal panen, karena mengalami kemarau panjang sehingga lahan dibiarkan untuk mengantisipasi kerugian.

Baca juga:
PDIP Targetkan 60 Persen Suara Jokowi-Ma'ruf di 3 Kabupaten di Lampung
Tanpa lawan, calon tunggal Bupati Tulangbawang sementara unggul 95 %
Warga Tulang Bawang Barat temukan mayat membusuk di sungai Way Kiri
Kusutnya pengelolaan Register 44 di Lampung, Pemkab dibikin pusing
Cerita kejam RE potong, masak dan makan penis pemerkosa istrinya

(mdk/ded)