Ratusan warga di Jayapura terserang penyakit malaria dan ISPA

Ratusan warga di Jayapura terserang penyakit malaria dan ISPA
PERISTIWA | 16 Juni 2016 17:49 Reporter : Dede Rosyadi

Merdeka.com - Penyakit inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan malaria cukup dominan di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, yang mencapai 100 orang pasien dalam rata-rata sebulan.

"Dominan penyakit yang paling tinggi dan ditangani di puskesmas Khemon Jaya itu ISPA dan malaria, ada 100 pasien lebih perbulannya," kata Kepala Puskesmas Khemon Jaya SP 5 Waropen, dr Yusfin de Haan di Jayapura, Kamis (16/6).

Menurutnya, kedua penyakit itu paling tinggi di daerah setempat, rata-rata warga yang datang berobat di puskesmas yang dipimpinnya menderita penyakit malaria dan ISPA.

"Jadi dalam satu bulan itu sekitar 400 orang, yang paling tinggi malaria dan kedua ISPA, dua penyakit ini bersaing," terangnya.

Namun, lanjut dia, meski tingginya penyakit malaria dan ISPA tidak ada warga yang meninggal.

Selain malaria dan ISPA, warga waropen juga menderita kolestrol tinggi, yakni hampir 80 persen dari pasien yang ada.

Selain itu, gizi buruk juga pernah ada. sebanyak tiga orang anak mengalami gizi buruk, tetapi sudah ditangani, puskesmas memberikan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau dan susu, makan tambahan itu diberikan tiap bulan.

"Jadi satu minggu dikasih makanan tambahan, itu setiap bulan ke rumah tiga anak tersebut, dan kini sudah teratasi," pungkasnya seperti dikutip Antara. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami