Rawan Terpapar Covid-19, Wartawan Depok Ikuti Rapid Test Massal

Rawan Terpapar Covid-19, Wartawan Depok Ikuti Rapid Test Massal
PERISTIWA | 7 April 2020 02:04 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Profesi jurnalis menjadi salah satu yang masuk kategori rentan terpapar virus Covid-19. Banyak wartawan yang tetap bekerja di luar rumah di tengah pandemi ini. Menyadari akan resistensi itu, sebanyak 100 orang wartawan yang meliput di wilayah Depok mengikuti rapid test.

Rapid test untuk wartawan dibagi dalam dua waktu, yaitu Senin (6/4) dan Selasa (6/4) dengan kuota 50 wartawan per hari.

"Karena banyak dari kami yang tetap bekerja di lapangan, meski ada juga yang bekerja dari rumah. Sehingga wajib bagi kami menjalani rapid test ini," kata salah satu peserta rapid test Zahrul Darmawan, Senin (5/4).

Diakui dia, profesi jurnalis termasuk kalangan yang rentan terpapar virus. Selama pandemi ini, dia dan teman-temannya masih keluar rumah untuk bekerja. Kondisi itu terpaksa dilakukan karena tuntutan profesi.

"Karena risiko kami pun cukup tinggi. Seperti beberapa waktu lalu, beberapa teman kami ada yang mewawancarai penyintas Covid-19 pasien 01, 02 dan 03, yang memang merupakan warga Depok," tambahnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengapresiasi wartawan yang bersedia mengikuti rapid test. Karena dengan dilakukan tes ini menjadi bentuk peningkatan kesadaran dalam mendeteksi kesehatan.

"Insya Allah ini adalah dalam rangka berbuat untuk kebaikan, saya berdoa semoga semua hasilnya negatif dan teman-teman bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dalam mengawal pekerjaan Pemerintah Kota Depok," katanya.

Hasil tes akan dikumpulkan melalui Dinas Komunikasi Kota Depok dan Gugus Tugas Covid-19 Depok. Setelah itu akan disampaikan secara personal kepada wartawan dengan data yang telah dikumpulkan. Dia juga berharap agar hasil tes semua wartawan tidak ada yang terindikasi terpapar corona. "Tolong support-nya juga dalam pemberitaan bahwa penyakit ini bisa disembuhkan, dan juga tetap waspada dalam bertugas," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Pemerintah: Tak Mudah Mendapat Alat Rapid Test Corona, Semua Negara Berebutan
Pengajuan PSBB di Jabar Terkendala Lambannya Laporan Data Rapid Test
50 Ribu Alat Tes Covid-19 dari Korsel akan Sampai Jakarta Hari Ini
Office Boy Dekat Ruang Ketua DPR Positif Corona, Rapid Test Langsung Digelar
20.532 Rapid Test di DKI, 428 Dinyatakan Positif Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami