Reaksi Istana dengar Amien Rais tantang Jokowi

PERISTIWA | 12 Juni 2018 03:30 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dengan tegas menyatakan tak ingin Joko Widodo kembali menjadi presiden di periode selanjutnya. Amien bahkan menantang duel Jokowi untuk memperebutkan kursi RI 1 di periode mendatang.

Tantangan Amien tersebut sudah sampai ke telinga pihak Istana. Dikutip dari tayangan berita di sebuah stasiun televisi swasta, begini tanggapan Istana soal tantangan Amien Rais.

1 dari 3 halaman

Istana doakan Amien Rais dapat hidayah

Ali Mochtar Ngabalin. ©2017 Merdeka.com

Sudah bukan hal baru Amien Rais 'bersuara' keras terhadap Jokowi. Terbaru Amien menantang Jokowi dalam pemilihan presiden 2019. Dia meminta Jokowi duel secara gentle memperebutkan kursi RI 1.

Mendengar tantangan tersebut, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Indivasi, Ali Mochtar Ngabalin mendoakan Amien agar diberikan hidayah oleh Allah SWT untuk segera kembali ke jalan yang benar.

"Saya ingin menyampaikan salam dan doa saya, semoga Allah memberikan hidayah dan petunjuk kepada Pak Amien Rais untuk segera kembali kepada jalan Allah dan Rasul untuk amar maruf nahi munkar tanpa ada kebenciian, tanpa sling memfitnah," kata Ngabalin.

2 dari 3 halaman

Ngabalin ingatkan Amien agar bertutur kata baik

Ali Mochtar Ngabalin. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Amien Rais menantang Jokowi dalam pemilihan presiden 2019. Dia minta Jokowi gentle dalam pertarungan nanti.

Mendengar tantangan Amien Rais, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Indivasi, Ali Mochtar Ngabalin mengingatkan tokoh reformasi itu agar bertutur kata yang baik. "Saya tetap mengingatkan Pak Amien Rais menggunakan lisan yang bagus," katanya.

3 dari 3 halaman

Tantangan Amien dinilai untuk naikkan elektabilitas

Ali Mochtar Ngabalin. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Indivasi, Ali Mochtar Ngabalin menilai tantangan Amien Rais terhadap Jokowi dinilai untuk menaikkan elektabilitas. Padahal menurut Ngabalin saat ini belum pantas untuk melemparkan pernyataan-pernyataan seperti itu.

"Jokowi itu masih jadi presiden nanti setelah 14 Agustus menjadi kandidat boleh lah menggunakan narasi-narasi yang mengangkat elektabilitas," katanya.

(mdk/has)