Redam Konflik, Kapolda Papua Rangkul Tokoh Adat, Pemuka Agama & Mahasiswa

PERISTIWA | 1 Oktober 2019 10:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama, juga perwakilan mahasiswa. Lewat pidatonya, Paulus menyayangkan aksi kerusuhan yang terjadi di Wamena sepekan lalu.

"Ini menjadi tantangan kita bersama untuk ikuti apa sebenarnya permasalahan di lingkungan kita ini," kata Irjen Paulus di Hotel Grand Allison, Sentani, Jayapura, Selasa (1/10).

Paulus bercerita, dampak yang terjadi saat ini tak dipungkiri berawal dari gesekan di masyarakat yang sebelumnya terjadi. Seperti di Surabaya dan Madura. Viralnya pemberitaan media sosial yang simpang siur tambah memperkeruh dan mengesampingkan berita yang tervalidasi.

"Padahal pak gubernur dan pak bupati di sini sudah sungguh-sungguh meluruskan untuk itu, makanya ada apa ini?" heran Paulus.

Paulus mengungkap tugasnya untuk kembali menjabat sebagai Kapolda Papua tidaklah mudah. Tantangannya diakui berbeda dengan empat atau lima tahun lalu saat dirinya dipercaya di jabatan yang sama.

"Saya pribadi merasa sedikit tertantang karena kok mereka bisa secepat itu percaya dan mengabaikan imbauan pemangku kepentingan, seperti pemprov pusat dan kabupaten, tak mau ikuti mereka lebih suka berita sosmed," tutur dia.

Karenanya, lewat giat bersama para tokoh hari ini, Irjen Paulus berharap dapat mempererat dan menormalisasi kembali situasi di Papua.

"Bersama para tokoh ini kita ubah pola menjalin kedekatannya terutama dengan anak-anak muda," kata Paulus.

Reporter: Muhammad Radityo (mdk/rhm)

Baca juga:
Satu Terduga Pelaku Pembakaran Sejumlah Kios di Oksibil Kembali Ditangkap
Begini Kondisi Pengungsian Warga yang Keluar dari Wamena di Sentani
Kapolda Papua Tinjau Posko Pengungsi Wamena di Sentani
6 Mahasiswa Jadi Tersangka Tewasnya Praka Zulkifli di Waena Papua
Kemenkes Kirim 40 Tim Medis Gabungan ke Wamena
Komnas HAM: 31 Korban Tewas dalam Kericuhan Papua Hingga Hari Minggu 29 September

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.