Redam Penularan Covid-19, Pemda Imbau Masyarakat Tidak Mudik

Redam Penularan Covid-19, Pemda Imbau Masyarakat Tidak Mudik
PERISTIWA | 10 April 2020 17:02 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Oleh karenanya, perlu peran masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut. Salah satunya dengan tidak melakukan perjalanan, termasuk pulang ke kampung halaman. Pemerintah pusat pun terus mengimbau agar masyarakat tidak mudik.

"Kesadaran memang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat di perantauan. Mereka tidak melakukan perjalanan, kecuali Covid-19 sepenuhnya aman dan bersih dari Indonesia. Upaya ke arah sana sekarang ini terus dilakukan pemerintah pusat. Sebaran Covid-19 akan terputus apabila gotong royong seluruh elemen masyarakat berjalan," kata Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Pemerintah daerah juga memiliki pandangan yang sama. Masyarakat di perantauan diimbau untuk tidak pulang kampung terlebih dahulu. Khawatirnya, penyebaran Covid-19 meluas hingga ke daerah-daerah.

"Sebelumnya sudah ada imbauan jangan bepergian atau tinggal di rumah. Kondisi tersebut tentu mekhawatirkan karena sebaran Covid-19 akan semakin luas di daerah-daerah," ungkap Bupati Madiun Ahmad Dawami, Kamis (9/4).

Di wilayah itu sendiri, Pemda telah melakukan sikap responsif dengan mendata nama-nama yang masuk ke wilayahnya. Koordinasi antar lembaga juga terus dijalankan untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19.

Guna menekan sebaran Covid-19 secara langsung, Madiun menerapkan regulasi karantina mandiri 14 hari bagi pendatang. Setiap desa dan kecamatan sudah memiliki fasilitas khusus untuk menerapkan aturan karantina mandiri. Tindakan tegas akan diberikan kepada para individu yang melanggar aturan karantina mandiri 14 hari tersebut.

Sama seperti di Madiun, sikap siaga juga ditunjukan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Mereka bahkan menjaga 7 pintu masuk selama 24 jam non stop. Pos pantau pergerakan orang ini berada di Babadan, Sawoo, Sukorejo, Mlilir, Slahung, Sampang, dan Badegan. Hanya saja, Ponorogo dihadapkan kepada masalah pelik. Para pendatang memiliki treatment khusus untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

Untuk informasi, Jakarta menjadi episentrum pandemi Covid-19. Mengacu https://corona.jakarta.go.id/id, Kamis (9/4) siang WIB, jumlah kasus infeksi Covid-19 mencapai 1.632 orang. Jumlah itu menempati slot 55,21% dalam skala nasional. (mdk/hrs)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5