Rekayasa Suara Bakal Calon Independen, 3 PPS di Kutai Timur Jadi Tersangka

Rekayasa Suara Bakal Calon Independen, 3 PPS di Kutai Timur Jadi Tersangka
PERISTIWA | 4 Agustus 2020 01:32 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Tiga anggota PPS Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur, ditetapkan tersangka kasus dugaan rekayasa dukungan suara, salah satu bakal calon perseorangan Pilkada Bupati Kutai Timur. Ketiganya dijebloskan ke penjara.

Ketiga tersangka dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sangatta Utara itu masing-masing SK (26) sebagai Ketua PPS, serta AM (34) dan SM (49) sebagai anggota PPS.

"Motif dari kasus ini, adalah menambah jumlah pendukung calon perseorangan sebanyak 2.002 suara," kata Kasat Reskrim Polres Kutai Timur AKP Abdul Rauf, dalam penjelasan resmi di Polres Kutai Timur, Senin (3/8).

Rauf menerangkan, kasus itu terbongkar Minggu (12/7) lalu. Tim Panwaslu Kutai Timur, saat melakukan pengawasan, menemukan dokumen laporan monitoring harian petugas peneliti Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Bapaslon perseorangan di Pilkada Kutai Timur.

"Laporan itu, dibuat petugas PPS, dalam hal ini tersangka SK dan anggotanya. Panwaslu menemukan modus merekayasa jumlah dukungan, yang seakan-akan telah dilakukan verifikasi faktual, guna mendukung peserta calon perseorangan dengan jumlah dukungan sebanyak 2002 suara dukungan," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Namun demikian dari fakta yang...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami