Rekomendasi IDAI Untuk Imunisasi Anak di Tengah Pandemi Covid-19

Rekomendasi IDAI Untuk Imunisasi Anak di Tengah Pandemi Covid-19
PERISTIWA | 9 April 2020 11:19 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan anjuran rekomendasi imunisasi kepada anak, di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan IDAI. Ditengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita untuk social distancing, maka melalui satgas imunisasi sudah mengeluarkan beberapa anjuran," ujar Ketua Bidang III PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi pada keterangan tertulis, Kamis (9/4).

Hartono menjelaskan, imunisasi kepada anak sangatlah penting, walaupun di tengah pandemi corona saat ini. Imunisasi anak harus tetap berjalan sesuai jadwal dari 0-18 bulan.

"Di tengah wabah Covid-19, imunisasi harus tetap berjalan di puskesmas, praktik dokter pribadi atau rumah sakit," kata Ia.

Akan tetapi, Hartono menambahkan jika penyebaran virus corona semakin meluas dan orang tua sudah tidak memungkinkan mengantarkan anaknya untuk imunisasi. Maka imunisasi dapat ditunda paling lama satu bulan, kemudian harus segera diberikan bila kondisi sudah memungkinkan.

10 Protokol Imunisasi Anak Saat Pandemi. Oleh sebab itu, IDAI telah menyusun protokol yang berlaku dalam melakukan Imunisasi kepada anak selama masa pandemi virus corona.

1. Diusahakan mengatur jadwal kedatangan, agar anak tidak banyak berkumpul terlalu lama.

2. Di wilayah dengan kasus Covid-19 yang cukup tinggi diusahakan ada petugas yang menanyakan apakah ada kontak dengan keluarga atau tetangga yang dirawat di RS karena Covid-19.

3. Apabila ada riwayat kontak, dijalankan sesuai prosedur yang telah ditentukan Kemenkes.

4. Apabila tidak ada kontak indikasi, imunisasi diberikan sesuai dengan jadwal.

5. Diusahakan ada petugas yang mengatur memisahkan antara anak yang sakit dan sehat yang akan diimunisasi, di ruang tunggu dan layanan yang berbeda.

6. Sediakan hand sanitizer atau bak cuci tangan dengan air yang mengalir.

7. Kursi ruang tunggu harus diatur sedemikian rupa, agar ada jarak antar penunggu 1-2 meter

8. Anak yang sudah bisa berjalan perlu dijaga, agar tidak berjalan mondar-mandir di ruang kesehatan.

9. Jauhi orang yang sedang batuk pilek

10. Kepada dokter yang berusia diatas 65 tahun dianjurkan tidak berhadapan dengan pasien. Tetapi membantu menyebarluaskan informasi tentang pencegahan Covid-19 dan hubungannya dengan program imunisasi melalui media sosial dan media lainnya. (mdk/rhm)

Baca juga:

Perppu Corona: Pemerintah Kebal Hukum Kelola Rp 405,1 Triliun

Polri Sebut Angka Kejahatan Menurun Signifikan Selama Pandemi Covid-19

Kisah Guru WNI Bertahan Hidup di Amerika saat Covid-19, Rela Jadi Kurir Demi Makan

WHO Bantah Donald Trump Soal Tudingan Bias China

Perpres Belum Terbit, Iuran BPJS Kesehatan Masih Rp 160.000

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami