Rektor Termuda Risa Santoso Ternyata Ahli Aikido

PERISTIWA » MALANG | 7 November 2019 13:15 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Rektor termuda Indonesia, Risa Santoso (27) ternyata penyuka olahraga beladiri. Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang (ITB Malang) itu sudah setahun belajar Aikido di Surabaya.

"Suka bela diri, ikut Aikido. Kayak beladiri untuk self defence, enggak yang agresif tetapi benar-benar untuk lebih bisa memproteksi diri sendiri," kata Risa Santoso di kantornya, Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang, Kamis (7/11).

Risa yang namanya menjadi viral di media sosial itu sudah mendapat gelar sabuk biru atau Kyu 4 setelah setahun tekun berlatih. Sesuai jenjang, dalam Aikido dimulai dari Kyu 6 turun 5,4 dan seterusnya, sebelum ke level di atasnya, level Dan.

"Sudah setahun, sampai sekarang. Sekarang karena banyak pekerjaan jadi latihannya sering bolong. Kiu 4, sabuknya biru," katanya.

Risa mengaku banyak kesibukan sehingga hobi beladirinya sedikit tertinggalkan. Tetapi dipastikan setiap memiliki kesempatan selalu bergabung dalam latihan.

"Banyak bolong, tetapi akan berlanjut setelah tenang. Belum (pelatih), setelah Kyu, Dum, setelahnya juga belum tentu jadi pelatih," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Latihan Aikido 2 Minggu Sekali

Risa yang mendapat julukan sebagai rektor cantik memang penyuka beladiri, sebaliknya justru tidak hobi dengan urusan entertainment dan modeling. Sehingga memang banyak orang salah mengira, setelah melihat wajah cantiknya.

"Model saya tidak bisa. Saya bisa renang tapi juga tidak hobi," kata Risa saat beberapa wartawan berusaha menebak hobinya.

Risa mengaku latihan beladiri seminggu 2 kali dan dengan kesibukannuya sekarang tetap berusaha ikut latihan. Ia juga mempertimbangkan untuk pindah latihan di Malang.

"Kalau nendang orang nggak pernah sih," katanya. (mdk/gil)

Baca juga:
Berkenalan Dengan Risa Santoso, Rektor Termuda di Indonesia
Hotel Karya Pengusaha Asal Surabaya Ini Jadi Paling Diminati di Australia
Anak Jadi Bupati di NTT, Orang Tua Tetap Bertani dan Jualan Ternak di Pasar
Inspiratif, PNS Ini Temukan Glaucoma Implant Harga 10 Kali Lipat Lebih Murah
Kisah Brigadir Angga, Pengantar Buku untuk Para Siswa di Pelosok Kepri