Rektor Unnes Tolak Undangan Debat Publik dengan Dosen Sucipto

Rektor Unnes Tolak Undangan Debat Publik dengan Dosen Sucipto
PERISTIWA | 20 Februari 2020 15:26 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Dosen jurusan Seni dan Bahasa Jawa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dibebastugaskan, Sucipto Hadi Purnomo dipastikan akan hadir di debat publik yang diselenggarakan oleh badan eksekutif mahasiswa (BEM) Unnes, Kamis (20/2). Sementara Rektor Prof Fatur Rokhman yang turut diundang dipastikan tidak datang.

"Kita sudah tangguhkan undangannya yang dikirim oleh BEM Unnes. Tapi dari rektor menilai acara sepihak dan cenderung menyudutkan beliau," kata Kepala UPT Humas Unnes Burhanudin kepada wartawan, Kamis (20/2).

Dia menyebut acara harusnya menghadirkan panelis atau ahli yang netral dan berkompetensi bidang bahasa. Pihaknya juga berharap konflik yang terjadi antara Fatur Rokhman dengan Sucipto segera mereda. Dia sudah mendapat instruksi kalau suasana kampus harus dibuat damai.

"Rektornya belum siap, soalnya beliau bilang kok temanya begini. Acara itu kan yang mengadakan BEM. Kita apresiasi kegiatan, cuma harus dimatangkan lagi. Takutnya akan rugi dan berdampak kepada kampus," jelasnya.

Sementara itu Sucipto Hadi Purnomo mengaku akan menghadiri acara debat publik nanti malam. Sucipto bilang sejauh ini tidak ada persiapan khusus yang diadakan debat publik oleh BEM Unnes bertemakan di bawah Bayang-bayang Pemberangusan Ruang Demokrasi, Dusta Akademik dan Represi?. Dalam debat nantinya dengan dimoderatori Donny Danardono dari Unika Soegijapranata dan Triyanto Triwikromo.

"Saya pastikan hadir nanti malam. Saya ikuti skenarionya saja," kata Sucipto.

Sedangkan tema debat terbilang sangat menarik. Menurutnya setiap persoalan yang muncul di dalam kampus, seharusnya bisa diselesaikan dengan cara akademik.

"Semua masalah tidak harus diselesaikan dengan melapor polisi atau menggunakan instrumen lainnya," ujarnya.

Sucipto akan beberkan fakta di acara debat termasuk dugaan plagiat yang selama ini menjerat nama sang rektor. "Saya akan membeberkan data yang saya punya sesuai permintaan forum," tutup Sucipto Hadi Purnomo. (mdk/cob)

Baca juga:
Babak Baru Perseteruan Dosen Sucipto dengan Kampus Unnes
Soroti Seleksi di Komisi Yudisial, Komisi III Sebut Satu Calon Hakim Agung Plagiat
Rektor Unnes Tanggapi Dugaan Plagiat: Tuduhan Basi
UGM Periksa Rektor Unnes Terkait Dugaan Plagiat Disertasi
'Para Pejabat China Sudah Biasa Plagiat Karya Akademis'
Desainer AS Sebut Logo Branding Kota Samarinda Langgar Hak Cipta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami