Rel Trem Zaman Kolonial Ditemukan di Lokasi Proyek Kayutangan Heritage Malang

Rel Trem Zaman Kolonial Ditemukan di Lokasi Proyek Kayutangan Heritage Malang
PERISTIWA » MALANG | 11 November 2020 14:18 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Rel trem zaman kolonial Hindia Belanda ditemukan di lokasi pembangunan Kayutangan Heritage Kota Malang. Rel nampak saat ekskavator proyek mengeruk aspal jalanan di pertigaan Rajabaly.

Rel berada di tengah jalan memanjang sekitar 200 meter dari arah selatan ke utara. Saat aspal disingkap jalur rel terlihat memanjang tepat di bawah median jalan.

Selain besi rel, juga ditemukan beberapa sisa-sisa kayu bantalan. Kayu sudah dalam kondisi lapuk termakan usia dan tertanam dalam tanah.

Cahyana Indra Kusuma, Pemerhati Cagar Budaya mengatakan, lokasi tersebut memang pernah menjadi jalur trem di masa Hindia Belanda. Jalur rel di Kayutangan merupakan lintasan trem Stasiun Jagalan hingga Stasiun Blimbing dengan panjang sekitar 6 Km.

"Jalur tersebut dibuka 15 Februari 1903 diprediksi ditutup tahun 1959, lintasan relnya sekitar 6 Km," kata Indra di Lokasi Kayutangan Heritage, Rajabaly Kota Malang, Rabu (11/11).

Kata Indra, trem tersebut merupakan alat transportasi orang dan barang, terutama mengangkut pegawai yang tinggal di kawasan satelit. Para pegawai kesehariannya ke pabrik gula di Kendalpayak, Panggungrejo, Krebet dan Kebonagung yang berada di Malang bagian selatan.

Seandainya dibongkar dipastikan akan ditemukan jalur rel trem sepanjang jalan tersebut. Bahkan sebagian juga masih terlihat di permukaan jalan.

"Ini panjang yang ditemukan sekitar 200 meter, belum yang di depan Kantor PLN juga ada," tegasnya.

Lebar rel sesuai standar kereta api yakni 1,067 Meter, namun karena faktor cuaca beberapa titik melebar menjadi 1,1 meter dan 1,09 meter.

rel trem zaman kolonial di malang
©2020 Merdeka.com

Baca Selanjutnya: Kota Malang sedang membangun Kawasan...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami