Residivis asal Jember Satroni Vila di Badung, WN Ukraina Rugi Puluhan Juta Rupiah

Residivis asal Jember Satroni Vila di Badung, WN Ukraina Rugi Puluhan Juta Rupiah
borgol. shutterstock
NEWS | 28 Oktober 2021 00:00 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Seorang pria bernama Rudi Hartono (32), asal Jember, Jawa Timur, ditangkap tim dari Polsek Kuta Utara, Badung, Bali. Dia diringkus karena melakukan pencurian di vila yang ditempati warga negara asing (WNA) asal Ukraina, Oleksandr Mashkovtsev (23), yang berprofesi sebagai programmer.

"Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp24.385.000 dan korban melaporkan ke Polsek Kuta Utara," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara, Rabu (27/10).

Pencurian itu terjadi di Vila Tiana, Jalan Raya Bumbak, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (6/10) lalu. Saat itu, sekitar pukul 09.40 Wita, korban bersama pacarnya pergi dari Vila Tiana menuju Pantai Legian, Kuta, untuk surfing. Saat kembali ke vila sekitar pukul 14.37 Wita, dia terkejut karena pintu tidak terkunci.

Selanjutnya, korban bersama pacarnya masuk ke dalam kamar. Dia melihat pintu kamar dalam keadaan terbuka bekas dicongkel. Kondisi di dalam ruangan berantakan.

"Selanjutnya, korban mengecek barang-barang yang ada di dalam kamarnya sudah banyak yang hilang," imbuhnya.

Barang yang hilang di antaranya sebuah safety box berisi uang tunai USD1.500. Lalu, paspor korban, visa, dan SIM international. Dompet warna cokelat dan berisi SIM Ukraina, kartu kredit bank, dan uang tunai 100 Euro, 100 dolar Ukraina, juga raib.

Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Utara. Rudi Hartono pun teridentifikasi sebagai pelaku pencurian. Dia terekam CCTV. Rudi merupakan residivis kasus pencurian pencurian laptop di Kuta Utara.

Pelaku ditangkap di lokasi proyek di Jalan Umalas Lestari, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan tas hitam berisi uang tunai Rp68.000, handphone Samsung S8, alat pencongkel pintu, dan satu lembar bukti transfer via BRI link senilai Rp 8 juta.

"Dari hasil interogasi pelaku mengkui telah melakukan pencurian tersebut. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Kuta utara guna proses hukum," ujar Iptu Purwantara. (mdk/yan)

Baca juga:
Butuh Biaya Hidup Anak, Buruh di Badung Curi Alat Cetak Genting
Aniaya dan Gorok Terduga Pencuri, 14 Warga Garut Jadi Tersangka
Spesialis Pencuri Barang Milik Mahasiswa di Kupang Ditangkap Polisi
Todong Korban dengan Senjata Tajam, Pencuri Berseragam Ojol Gasak Mobil Warga Bekasi
Ditinggal Kurir Salat di Masjid, 13 Paket Belanja Online Digondol Maling
Polisi Ringkus Diduga Pelaku Penggelapan 46 Ton Cumi

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami