Respons Kemenpora Pasca Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda Akibat Corona

Respons Kemenpora Pasca Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda Akibat Corona
PERISTIWA | 26 Maret 2020 13:44 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - Olimpiade 2020 Tokyo yang semula dijadwalkan 24 Juli hingga 9 Agustus mendatang resmi ditunda karena pandemi virus corona.

Mengomentari hal itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghormati sepenuhnya pernyataan bersama IOC dan the Tokyo 2020 Organising Committee. Seperti diketahui, Presiden IOC Thomas Bach dan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo telah mengadakan video conference tentang kepastian Olimpiade Tokyo di tengah merebaknya wabah Covid 19.

"Dalam pertemuan virtual antara kedua pimpinan tersebut yang penuh keakraban, keduanya menunjukkan sikap keprihatinan atas merebaknya virus tersebut dan banyaknya korban yang jatuh," tulis keterangan resmi Kemenpora.

Kemenpora juga mengapresiasi sikap kenegarawanan Pimpinan IOC dan Pemerintah Jepang yang lebih mengutamakan keselamatan seluruh atlet dan semua pihak yang akan terlibat dalam olimpiade tersebut, sehingga event dapat terlaksana paling lambat musim panas tahun depan.

Selain itu, Kemenpora mendukung sepenuhnya kesepakatan tersebut yang memastikan bahwa Olimpiade Tokyo akan berlangsung paling lambat tahun depan akan digabung dengan Paralimpik, sehingga akan bernama Olympic and Paralympic Games Tokyo 2020.

Sementara itu, khusus kepada NOC Indonesia, NPC Indonesia dan seluruh pimpinan cabang olahraga serta para atlet yang sudah cukup lama melakukan persiapan, Kemenpora sepenuhnya percaya bahwa mereka ini tentu memahami penundaan tersebut.

"Karena penundaan ini tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga seluruh negara di dunia, dan apalagi kerepotannya Pemerintah Jepang," tulisnya.

Oleh karena itu, Kemenpora berharap para atlet khususnya yang sudah dan belum lolos pra olimpiade dan pra paralimpik untuk tetap semangat dalam berlatih dengan pola sederhana, namun tetap memperhatikan situasi dan kondisi akibat masih merebaknya virus corona.

Atas keputusan itu juga, Kemenpora meminta kepada pihak-pihak yang melakukan pelatnas untuk mengutamakan social and physical distance. Mereka juga diminta tetap menjaga kesehatan sesuai protokol olahraga.

"Jika terpaksa dengan long distance supervision. (Dan) Disesuaikan dengan anggaran yang tersedia."

Kemenpora bersama NOC dan NPC akan segera meninjau ulang kebutuhan anggaran yang tersedia karena pemerintah sedang memfokuskan pada penanganan pencegahan merebaknya virus Corona.

"Komitmen pemerintah dan NOC bagi rencana promosi Indonesia untuk bidding Olimpiade 2032 tetap tidak berubah. Itulah sebabnya Pemerintah Indonesia dan NOC dlm sikapnya terhadap rencana jadi atau ditundanya Olimpiade Tokyo 2020 berada pada posisi tidak ingin merepotkan IOC dan Pemerintah Jepang serta NOC Jepang plus Tokyo Olympic Games Organizing Committe," tutupnya. (mdk/hrs)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami