Ribuan Babi Mati di Peternakan Palembang Positif Africa Swine Faver

Ribuan Babi Mati di Peternakan Palembang Positif Africa Swine Faver
Ilustrasi Flu Babi. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 14 Juli 2020 13:54 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Ribuan ekor babi yang mati di peternakan Palembang positif terinfeksi virus demam babi Afrika atau Africa Swine Faver (ASF). Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan sampel di laboratorium.

Ketua Persatuan Dokter Hewan (PDHI) Sumatera Selatan, Jafrizal mengungkapkan, pihaknya masih menunggu rekomendasi pemerintah pusat untuk langkah selanjutnya. Bisa saja dilakukan karantina wilayah agar virus itu tak lagi menyebar luas.

"Hasilnya positif ASF atau demam babi Afrika. Kami menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah dilakukan karantina atau tidak, sebab kejadian ini sebuah wabah," ungkap Jafrizal, Selasa (14/7).

Menurutnya, wajar ketika babi di Palembang terpapar virus itu. Sebab, anakan babi didatangkan dari Lampung dan Sumatera Utara yang juga sebelumnya terjadi kasus serupa.

"Mesti dilakukan pengetatan lalulintas babi dari atau menuju Palembang, karena bisa saja turut terpapar," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Saat ini sambung dia pihaknya...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami