Ribuan Botol Obat Tradisional Ilegal Senilai Rp1,5 M di Cikampek Disita BBPOM

Ribuan Botol Obat Tradisional Ilegal Senilai Rp1,5 M di Cikampek Disita BBPOM
Ribuan Botol Obat Tradisional Ilegal disita BPOM. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 31 Agustus 2021 23:50 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung menyita ribuan obat tradisional tapa izin edar dari empat gudang di pasar Cikampek, Karawang, Selasa (31/8). Kepala BBPOM Bandung, Susan Gracia Arpan mengatakan, ribuan obat tradisional itu diduga akan segera diedarkan ke seluruh Jawa Barat.

"Kita hari ini melakukan penghentian pengedaran obat tradisional tanpa izin edar dan beberapa obat tradisional yang sudah masuk kategori Badan POM mengandung bahan kimia obat," ujar Susan Gracia Arpan di Pasar Cikampek, Selasa (31/08).

Dalam aturan, kata dia, obat tradisional seperti jamu dan herbal hanya dikonsumsi untuk menambah kesehatan, bukan untuk pengobatan. Sebab, lanjut susan, obat tradisonal berbahan kimia akan merusak kesehatan diantaranya jantung dan ginjal.

"Di situasi pandemi ini mencari herbal jangan sampai disusupi oleh obat tradisional yang justru membahayakan kesehatan, imunitas malah turun rawan terpapar," katanya.

Menurut Susan, total barang bukti yang diamankan setara dengan nilai uang Rp1,5 miliar. Pihaknya segera menindaklanjuti temuan tersebut kepada tahapan hukum selanjutnya.

(mdk/ray)

Baca juga:
BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sputnik-V
Dokter Anak Minta Masyarakat Percayai BPOM Soal Keamanan Pangan
BPOM Berikan Sertifikat CPOB Vaksin Merah Putih ke PT Biotis
BPOM Pastikan Vaksin Covi1-19 Aman, Berkhasiat, dan Bermutu
Anggota DPR Apresiasi BPOM Telah Uji Keamanan Galon Isi Ulang, Ini Hasilnya
Polisi Ungkap Ruangan Dilalap Api di BPOM Adalah Tempat Standarisasi Napza

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami