Ribuan keris sitaan Bea Cukai akan dihibahkan ke Pemkot Solo

PERISTIWA | 23 November 2017 19:35 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Museum Keris Nusantara Solo akan menerima hibah 1.500 keris dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebagian keris tersebut merupakan hasil sitaan Bea Cukai.

Pemerintah Kota (Pemkot) segera mengirimkan surat ke Kemendikbud untuk mengambil ribuan keris tersebut. Pemkot juga akan melibatkan kurator dalam menata koleksi dan saat pengambilan di Kemendikbud. Hal tersebut untuk memastikan sejarah keris yang akan dibawa pulang Pemkot.

"Proses pengiriman keris akan menggunakan jalur darat setelah dilakukan pengecekan oleh kurator," ujar Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, Kamis (23/11).

Selain keris hibah hasil sitaan Bea Cukai, lanjut Rudyatmo, pihaknya juga sudah mengajukan surat kepada pemerintah pusat untuk ikut merawat keris hibah dari Belanda. Namun keris tersebut saat ini masih berada di Belanda.

"Saya berharap dari 1.500 artefak yang akan dipulangkan dari Belanda terdapat keris yang bernilai tinggi, baik dari sisi seni maupun sejarah. Kami juga masih menunggu keris hibah dari Presiden Jokowi," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemkot Solo, Kinkin Sultanul Hakim menambahkan, semua keris dari pemerintah pusat ini akan dipajang di Museum Keris Nusantara. Namun karena tempat yang terbatas, pihaknya akan memajang secara bergantian sehingga, semua koleksi bisa dinikmati oleh para pengunjung museum.

(mdk/cob)