Ridwan Kamil Instruksikan Penutupan Akses Menuju Objek Wisata Pangandaran & Ciwidey

Ridwan Kamil Instruksikan Penutupan Akses Menuju Objek Wisata Pangandaran & Ciwidey
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Salat Idulfitri di Rumah Dinas Gedung Pakuan. (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)
PERISTIWA | 15 Mei 2021 22:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Destinasi wisata diperkirakan akan dikunjungi masyarakat seiring kebijakan pelarangan mudik. Pengawasan dan pengendalian terhadap destinasi wisata selama Lebaran terus diperketat.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil intens berkoordinasi dengan kepala daerah untuk pengawasan dan pengendalian destinasi wisata. Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pun menginstruksikan akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey ditutup.

"Pangandaran dan akses ke Ciwidey disepakati ditutup untuk wisatawan," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/5/2021).

Sampai saat ini, kata Kang Emil, objek wisata di Puncak dan Lembang masih aman dan terkendali. Ia mengimbau masyarakat, khususnya kepada wisatawan, untuk memutarbalikkan kendaraan karena akses ke Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup.

gubernur jabar ridwan kamil saat salat idulfitri di rumah dinas gedung pakuan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Salat Idulfitri di Rumah Dinas Gedung Pakuan (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

"Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan, untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup," ucapnya.

Di tengah pandemi Covid-19, perayaan Idulfitri tahun ini tentu akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat mesti beradaptasi dan menahan diri. Yang terpenting saat ini, kata Kang Emil, warga Jabar harus mengutamakan kesehatan keluarga, baik di rumah dan kampung halaman.

"Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi. Yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik, juga pelaksanaan Idulfitri, yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran," tuturnya.

Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah membuat antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir. Salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan mengetes secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.

Selain melaksanakan tes secara acak, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Kabupaten/Kota di Jabar akan memonitor pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan jam operasional, serta penerapan protokol kesehatan di hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan destinasi wisata.

Antisipasi yang sudah disusun secara komprehensif diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat Lebaran nanti, terutama di destinasi wisata. (mdk/hhw)

Baca juga:
Ridwan Kamil Minta Pengendalian Wisatawan Dilaksanakan Secara Ketat
Pengunjung Membeludak, Wisata Pantai Batu Karas Ditutup Hingga Waktu Tak Ditentukan
Wakapolda Banten Larang Warga Jakarta Berwisata ke Pantai Carita dan Anyer
Manajemen: Penutupan Kawasan Ancol Karena Masukan Banyak Pihak
Pantai Parangtritis Dikunjungi 30.910 Orang Selama Libur Lebaran
Ancol, TMII dan Ragunan Ditutup 16-17 Mei

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami