Ridwan Kamil Klaim Penyekatan di Jabar Berhasil: Semua Zona Mudik Ditutup

Ridwan Kamil Klaim Penyekatan di Jabar Berhasil: Semua Zona Mudik Ditutup
Ridwan Kamil. Facebook/Ridwan Kamil ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 7 Mei 2021 22:33 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kebijakan penyekatan kendaraan ke wilayah Jawa Barat sudah beroperasi hingga jalan alternatif. Selama dua hari pelaksanaan, sudah ada sekira 22 ribu kendaraan yang diputarbalik petugas dan 26 ribu yang terjaring razia.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan bahwa sejauh ini kinerja petugas gabungan sangat baik. Ia mengklaim wilayah yang berdekatan dengan titik penyekatan sudah agak lengang, meski pada awal diberlakukan kebijakan sempat ada penumpukan di beberapa titik

Penyekatan yang dilakukan kepolisian dilakukan hingga jalan kecil yang kerap dijadikan jalan alternatif. Ia menduga hal ini menjadi faktor penentu tidak banyak orang yang nekat ingin mudik.

"Nantinya (pemudik) capek sendiri. Semua potensi zona mudik sudah ditutup. Termasuk yang paling ramai di kawasan gentong yang melintas ke Tasikmalaya dan Garut," kata dia di Makodam III Siliwangi, Jumat (7/5).

"Setiap hari hampir 11 ribu kendaraan diputar balik. Itu dari data 26 ribu kendaraan yang telah dirazia," ia melanjutkan.

Disinggung mengenai kawasan wisata, Ridwan Kamil menegaskan wilayah yang masuk zona oranye dan merah ditutup. Sedangkan di zona kuning dan hijau masih boleh bukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Salah satu daerah yang disorotinya adalah kawasan Puncak di Kabupaten Bogor yang sering menjadi alternatif tempat liburan bagi warga DKI Jakarta. Ia meminta pihak kepolisian bisa bekerja secara maksimal melakukan penjagaan.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, penyekatan kendaraan mampu menekan jumlah kendaraan dari Jakarta keluar menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” ucap dia melalui keterangan tertulis yang diterima.

Sementara pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat melalui gerbang tol Kaliurip Utam jumlahnya 10,629 kendaraan turun 46 persen dari situasi normal yang bisa mencapai 19,827 kendaraan perhari.

Penurunan tidak hanya pengendara yang mengarah ke Jawa saja, ke Pulau Sumatera, sebanyak 12,044 kendaraan tercatat keluar dari gerbang tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyebrang ke Sumatera.

“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” ucap dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Kemkominfo Siapkan Bandwith yang Cukup agar Silaturahmi Digital Lancar saat Lebaran
Bandara Kualanamu Layani 171 Penumpang saat Pembatasan Mudik Hari ke-2
Dua Pemudik ke Solo yang Lolos Penyekatan Positif Covid-19
Kisah Pemudik Asal Purwokerto yang Dikarantina karena Dilaporkan Istri
Polda Jabar akan Sanksi Polisi yang Terbukti Loloskan Pemudik
Wakil Wali Kota Tangsel Perkirakan 30 Persen Warganya Telah Mudik

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami