Ridwan Kamil Siap Bantu Modal Mantan Napi Terorisme

PERISTIWA | 31 Oktober 2019 22:24 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu cara untuk merangkul mantan napi terorisme. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku akan menyiapkan modal agar mereka bisa berdikari.

Pemberdayaan ekonomi ia sebut sebagai bagian strategi dari program deradikalisasi yang menjadi prioritas pemerintah. Itu diketahui setelah dirinya bertemu dengan sejumlah mantan napi terorisme.

"(mereka) Mohon dibantu ekonominya. Pokoknya saya rangkul, kami akan kasih modal, mereka akan menggunakan modal itu untuk pertanian, UMKM dan mereka mau bantu mengkampanyekan deradikalisasi di Jabar," katanya di Bandung, Kamis (31/10).

Mantan napi terorisme merupakan korban yang tidak boleh dijauhi. Dengan begitu, hubungan emosional akan terjalin dan mereka akan merasakan kehadiran pemerintah. Meski tak menyebut angka pasti, namun pria yang akrab disapa Emil ini menyebut mantan napi tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.

"Saya menggunakan politik merangkul ya bukan menjauhi supaya mereka tidak kembali lagi karena satu dan hal lain lagi. Ada puluhan dari Bogor sampe Garut banyak. Di tempat masing-masing mereka mengembangkan dirinya," ujarnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menggelar pertemuan secara tertutup dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Jatinangor, Sumedang. Disinggung mengenai apakah pembicaraan mereka berkaitan dengan program deradikalisasi, ia menyanggahnya.

"Tidak (membicarakan program). Sama pak Tito cuma ngobrol mengucapkan selamat aja," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Peringati Sumpah Pemuda, Ridwan Kamil Ingatkan Tantangan di Era Digital
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Sampaikan Pesan Khusus untuk Mendikbud Nadiem Makarim
Indonesia jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Emil Minta Bantuan Upgrade Stadion
Emil Soal Kebakaran Pipa Pertamina Sebut PT KCIC Lakukan Kesalahan Prosedur
Tamu-tamu yang Hadir di Pelantikan Presiden
Ridwan Kamil Berharap Jokowi Setujui Pemekaran Sejumlah Wilayah di Jabar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.