Rindu Setengah Mati dari Ruang Isolasi

Rindu Setengah Mati dari Ruang Isolasi
Ruang isolasi. Ruang isolasi
PERISTIWA | 29 Maret 2020 07:31 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Dian tak kuasa menahan tangis. Dia tak lagi bisa bertemu langsung dengan sang buah hati. Ya, Dian harus menjalani isolasi karena dinyatakan terinfeksi Corona atau Covid-19, setelah berinteraksi dengan pasien positif. Dian adalah seorang tenaga medis di RS Jawa Tengah.

Rasa rindu setengah mati kepada buah hati memuncak saat orangtuanya mengabarkan bahwa sang anak menanyakan keberadaan ibundanya. Namun yang bisa dilakukan hanya dengan video call. Sebab, Dian harus masuk ruang isolasi.

"Rasanya nangis sejak dinyatakan positif Covid-19. Kangen sama anak tapi belum bisa ketemu. Anak saya sudah menanyakan, kapan pulang? Sedangkan, ini masih jalani karantina lima hari," kata Dian, Sabtu (28/3).

Meski begitu, Dian tidak putus asa. Ia hanya berusaha untuk sembuh dari penyakitnya itu demi berkumpul dengan keluarga lagi. "Saya sayang keluarga dan ingin sembuh. Kasihan anak saya sekarang sama mertua, suami saya kerja di Jakarta," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Tertular Sampai Pingsan...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami