Risma Pimpin Operasi Protokol Kesehatan Tiap Akhir Pekan

Risma Pimpin Operasi Protokol Kesehatan Tiap Akhir Pekan
PERISTIWA | 19 Oktober 2020 01:36 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini gencar memimpin operasi protokol kesehatan di sejumlah pusat-pusat keramaian setiap akhir pekan. Tujuannya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, setiap akhir pekan Pemkot Surabaya menggelar patroli protokol kesehatan. Bahkan, di masing-masing kecamatan juga digelar operasi serupa untuk menjamin semua warga sudah mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Sedangkan operasi di Taman Bungkul pada Sabtu (17/10) malam langsung dipimpin oleh Ibu Wali Kota. Ternyata, memang masih banyak yang melanggar (protokol kesehatan) karena tidak jaga jarak," kata Febriadhitya. Seperti dilansir Antara, Minggu (18/10).

Operasi mendadak ini menjaring 300 warga. Saat itu pula dilakukan tes cepat (rapid test). Bagi pengunjung yang diketahui hasilnya reaktif, maka langsung dilakukan pemeriksaan usap (swab).

"Jika ada yang positif Covid-19 langsung diisolasi di Asrama Haji untuk warga Surabaya. Sedangkan bagi warga luar Surabaya yang reaktif, kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit lapangan (Indrapura) untuk isolasi di sana," katanya.

Wali Kota Risma pada saat memimpin operasi protokol kesehatan di Taman Bungkul langsung meminta petugas Linmas dan Satpol PP untuk memblokade setiap akses jalan masuk dan keluar di Taman Bungkul.

Akhirnya, para pengunjung yang didominasi anak muda ini tidak bisa keluar atau kabur dari area taman yang berada di Jalan Raya Darmo itu. Mereka pun kebingungan karena tiba-tiba saja petugas menutup setiap akses jalan di Taman Bungkul.

Dengan pengeras suara, Wali Kota Risma mengimbau kepada para pengunjung itu agar dapat membatasi kegiatan atau aktivitas kumpul-kumpul di luar rumah sebab Covid-19 ini mudah sekali menular dan tak memandang usia.

Meski Wali Kota Risma tidak melarang kegiatan kumpul-kumpul, namun dia berharap para pengunjung yang didominasi anak muda itu dapat saling menjaga jarak dan tetap memakai masker. Dia hanya tak ingin ada lagi warganya yang tertular Covid-19. (mdk/noe)

Baca juga:
Penambahan Kasus Harian 18 Oktober, Kaltim di Posisi Kedua Setelah DKI Jakarta
Suasana Pandemi, Ibu Hamil Diminta Tetap Cek Kandungan & Patuh Protokol Kesehatan
Survei Indikator: 55 Persen Warga Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Buruk
Hoaks Covid-19 Bertebaran, Menkominfo Hubungi Petinggi Perusahaan Media Sosial
Survei: Soal Penanganan Covid, Tingkat Kepercayaan Publik ke Jokowi 60%, Terawan 45%
Pemkot Depok Perpanjang Pembatasan Kegiatan Usaha Selama 2 Pekan ke Depan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami