Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Terobos Tol dan Aniaya Petugas

Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Terobos Tol dan Aniaya Petugas
kekerasan . ©2012 Merdeka.com
PERISTIWA | 27 April 2021 10:01 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Video pendek berisi aksi rombongan pengantar jenazah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) viral di media sosial. Rombongan pengantar jenazah itu merusak fasilitas jalan tol hingga menganiaya petugas jaga palang pintu tol.

"Iya betul kejadian hari Jumat lalu (23/4), setelah Salat Jumat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe, Senin (26/4). Dikutip dari Liputan6.com.

Frans menjelaskan bahwa kejadian itu bermula saat rombongan pengantar jenazah yang didominasi pengendara sepeda motor itu masuk ke pintu Tol Cambayya hingga pintu Tol Tamalanrea. Mereka kemudian membuka paksa palang pintu tol hingga salah seorang petugas mencoba memberikan penjelasan kepada mereka.

"Waktu di Cambayya dibukakan pintu tol tapi setelah berada di pintu Tol Tamalanrea, tidak dibukakan pintu, karena di situ berbayar sehingga petugas tol pun memberikan penjelasan lalu salah seorang membuka paksa pintu tol dan saat itu juga terjadi pemukulan," jelas Frans.

"Ada satu korbannya dari petugas jaga tol dan dia sudah melapor ke Polrestabes Makassar, sudah visum dan ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

"Ada satu korbannya dari petugas jaga tol dan dia sudah melapor ke Polrestabes Makassar, sudah visum dan ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Polisi tengah menyelidiki dan mencari tahu pelaku penganiayaan kepada petugas jaga tol tersebut. Frans menyebutkan bahwa selain mereka melanggar hukum karena menganiaya petugas jaga palang pintu tol, mereka juga melanggar aturan lalu lintas.

"Kalau pun mengantar jenazah, mobilnya masuk lewat tol tapi gunakan sepeda motor tunggu di pinggir tol. Kita juga sudah imbau warga kalau ada jenazah silakan laporkan ke Polsek untuk dikawal. Jangan mengawal jenazah dengan kendaraan secara preman," imbuhnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Dalam Sidang, Bahar Smith Minta Maaf kepada Korban Penganiayaan
Warga Samarinda Dibacok Gara-gara Cipratan Air di Jalan
Usai Diperiksa Polisi, Pemuda yang Memaki Tenaga Kesehatan RSA UGM Meminta Maaf
Viral Anak Yatim Dianiaya Pemuda Kemaluannya Sampai Dibalsem, Ini Pelakunya
Tabrak Tembok Polres Jakbar, Pengemudi Taksi Ini Mengaku Habis Dianiaya Teman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami