RSUD Mimika: Prajurit TNI Gugur Usai Luka Tembak di Bagian Pipi

RSUD Mimika: Prajurit TNI Gugur Usai Luka Tembak di Bagian Pipi
PERISTIWA | 20 Desember 2019 19:33 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Seorang prajurit TNI AD atas nama Serda M Ramadhan meninggal dunia akibat luka tembak di bagian pipinya. Hal itu diketahui setelah jasadnya diterima pihak Rumah Sakit Umum Daerah/RSUD Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Dikutip dari Antara, Jumat (20/12), Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, menyebut jenazah almarhum Serda M Ramadhan diterima siang tadi dan dilakukan visum.

"Korban dibawa ke RSUD Mimika sudah dalam kondisi meninggal. Korban terluka tembak di bagian pipi. Begitu jenazah tiba di RSUD Mimika, dokter langsung melakukan visum, membersihkan jenazah dan kemudian dikafani. Selanjutnya jenazah dibawa ke Markas Yonif 754/ENK untuk dilakukan persemayaman karena esok pagi diberangkatkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan," jelas Lucky.

Selain, M Ramadhan yang gugur, tiga rekannya juga menjalani perawatan intensif di RSUD Mimika. Satu di antaranya dievakuasi ke RSUD Mimika sejak Kamis (19/12), sementara dua korban lainnya baru dievakuasi ke RSUD Mimika pada Jumat pagi bersamaan dengan evakuasi almarhum Serda M Ramadhan.

"Kondisi tiga pasien lain sekarang dalam keadaan sadar. Kondisi mereka tidak kritis, hanya saja ada proyektil yang bersarang di tubuhnya sehingga segera harus dilakukan tindakan operasi," kata Lucky.

1 dari 2 halaman

TNI Mengaku Belum Tahu

Informasi yang dihimpun di Timika, empat prajurit TNI AD itu terluka saat insiden kontak tembak antara aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di kawasan Putigapa, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Kamis (19/12).

Tiga korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Mimika yaitu Serda Gunawan, Letda Arif Aria dan Serda Ari Budiarta.

Dikonfirmasi merdeka.com secara terpisah, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto, mengaku belum mendapat informasi ada anggota TNI yang gugur di Ugimba.

"Kalau yang itu saya enggak tahu," katanya.

2 dari 2 halaman

1 TNI Tewas Karena Malaria

Dalam kesempatan yang, Eko Daryanto membenarkan ada satu anggota TNI ini Serda RM meninggal. Namun bukan karena luka tembak, melainkan sakit malaria yang menyerang.

"Kalau yang di Ugimba yang saya terima bahwa anggota gugur karena malaria. Dia lagi tugas di sana, saya dapat laporannya itu karena malaria," tegasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Kapten Erizal, Kopassus Gugur di Papua Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sidikalang
Punya Standar Operasi, Kapuspen Sebut TNI Tak Bisa Brutal Hadapi Kelompok Separatis
Dua Anggota TNI Gugur Ditembak Separatis Papua Naik Pangkat
Jenazah Kapten Erizal yang Gugur di Papua Disambut Pangdam Bukit Barisan
Edy Rahmayadi Soal Putra Sumut Gugur di Papua: Semoga Jihad Husnul Khotimah
Fakta-fakta Anggota Brimob Tewas di Papua, Berawal dari Tegur Warga Buang Air Kecil

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5