Rumah Digeruduk Warga, Pemuda Pelaku Pencabulan di Pidie Tak Berkutik saat Ditangkap

Rumah Digeruduk Warga, Pemuda Pelaku Pencabulan di Pidie Tak Berkutik saat Ditangkap
Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori
NEWS | 7 Juli 2022 04:37 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Kepolisian Resor (Polres) Pidie mengamankan seorang pemuda inisial KH (20), karena diduga mencabuli dua anak perempuan. Pelaku KH merupakan warga Medan, Sumatera Utara.

Dia ditangkap warga di salah satu gampong (desa) di Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, pada Selasa (5/7) kemarin.

"Korban anak di bawah umur masing-masing berusia 3 dan 4 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Muhammad Rizal kepada merdeka.com, Rabu (6/7) malam.

2 dari 2 halaman

Rizal menjelaskan, pencabulan ini terbongkar usai orang tua salah satu korban mendapati gelagat anaknya yang berubah dari biasanya.

“Saat ditanya oleh orang tuanya, korban mengaku dicabuli oleh tersangka di rumahnya,” ujar Rizal.

Usai mendengar pengakuan sang anak, orang tua korban dan warga sekitar lalu menghampiri pelaku di rumahnya. Di sana, korban mengaku juga telah mencabuli seorang anak lainnya.

“Kemudian warga menyerahkan pria itu ke Polsek Kembang Tanjong,” kata Iptu Rizal.

Kasus tersebut ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie. Tersangka dijerat dengan Pasal 46 Jo Pasal 47 Qanun Aceh No.06 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Baca juga:
Kasus Pencabulan 6 Santri di Banyuwangi, Mantan Anggota DPRD Jatim Diburu Polisi
VIDEO: Kapolres Jombang Berlutut Diminta Kiai Tak Tangkap Anaknya Pelaku Pencabulan
Santri Korban Pencabulan Ustaz dan Senior di Depok Berjumlah 11, Hanya 3 Lapor Polisi
Empat Tersangka Pencabulan Santri di Depok Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi
Modus Ajak Makan, Siswa SMA di Palembang Cabuli Kakak Kelas
Beredar Video Kapolres Jombang Berlutut Saat Hendak Menangkap Buronan Pencabulan
3 Pengajar jadi Tersangka Pencabulan Santri, Kemenag Tak Cabut Izin Ponpes di Depok

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini