Rumah Karyawan PT Langgam Dijarah dan Dirusak Ratusan Orang

Rumah Karyawan PT Langgam Dijarah dan Dirusak Ratusan Orang
PERISTIWA | 21 Oktober 2020 11:10 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Sekelompok orang memaksa dan mengancam karyawan PT Langgam Harmuni untuk meninggalkan rumah mereka pada 15 Oktober 2020 kemarin di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Selain diusir, rumah karyawan juga dijarah ratusan orang tak dikenal.

Kuasa Hukum PT Langgam Harmuni, Patar Pangasian membenarkan adanya tindakan sekelompok orang tersebut. Ia mengatakan, peristiwa pengusiran itu terjadi disertai dengan pengancaman, penjarahan dan perusakan.

"Ada 210 orang karyawan yang menjadi korban dalam aksi yang dilakukan oleh sekitar 400 orang itu," ujar Patar, Rabu (21/10).

Menurutnya, ratusan orang yang melakukan pengusiran dan penjarahan harta serta aset perusahaan itu dikoordinatori oleh seseorang bernama Hendra dan Marvel. Patar menduga bahwa mereka adalah preman bayaran.

"Saat datang ke lokasi mereka langsung menarik pimpinan kebun Basken R. Manalu dan mengancam menggunakan senjata tajam serta benda tumpul dan meminta agar mesin genset listrik perumahan dimatikan," bebernya.

rumah karyawan pt langgam harmuni dijarah

©2020 Merdeka.com

Ia menilai, permintaan genset dimatikan itu agar membuat lokasi menjadi gelap dan menghilangkan bukti foto dari karyawan. Serta membuat teror agar karyawan merasa takut.

Patar menyebutkan, Hendra merampas seluruh kunci perumahan dan memaksa karyawan meninggalkan area perumahan. Kala itu, Hendra Sakti bertanggung jawab penuh terhadap seluruh keadaan-keadaan dan kondisi perumahan tersebut.

Namun, setelah karyawan meninggalkan areal perumahan, kata Patar, massa di bawah komando Hendra dan Marvel justru melakukan pembongkaran dan penjarahan terhadap seluruh rumah karyawan PT. Langgam Harmuni. Berbagai alat elektronik, alat kerja panen sawit, binatang ternak, uang tabungan hingga perhiasan ludes dijarah.

"Karena ketakutan, karyawan melarikan diri dan mengungsi di aula Desa Pangkalan Baru. Mereka bertahan sehari semalam dalam kondisi cuaca hujan deras tanpa selimut dan makan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Pelaku Berasal...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami