Rumah Sakit di Samarinda Tidak Makamkan PDP Meninggal Secara Protokol Covid-19

Rumah Sakit di Samarinda Tidak Makamkan PDP Meninggal Secara Protokol Covid-19
PERISTIWA | 9 Juli 2020 23:34 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - RSUD IA Moeis Samarinda tidak memakamkan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 secara protokol Covid-19. Apalagi, pasien itu ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur, Andi mengatakan, seharusnya prosedur pedoman penanganan Covid-19 tetap dilakukan untuk PDP.

"Mengacu kepada pedoman tata laksana penanganan Covid-19 bahwa semua ODP, PDP, apalagi yang sudah terkonfirmasi (positif Covid-19), maka apabila meninggal dunia harus mengikuti protokol Covid," katanya dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (9/7).

Dia mengungkapkan, baru saja mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut. Kendati demikian, Andi tidak merespons apakah akan melakukan evaluasi RSUD IA Moeis.

"Kami juga baru tahu kasus tersebut (pemakaman tanpa protokol Covid-19), dan hari itu juga (7 Juli 2020) kami rilis," terangnya.

1 dari 1 halaman

Diketahui, pasien itu berkode KKR73 laki-laki usia 68 tahun. Karena lokasi tinggal di Sangasanga dekat Samarinda, yang bersangkutan sebelumnya masuk perawatan RSUD IA Moeis Samarinda, Rabu (1/7), dengan keluhan demam, sesak nafas, dan memiliki Comorbid (penyakit penyerta) jantung, dan ditetapkan PDP.

Sehari kemudian, Kamis (2/7), kondisi pasien dilaporkan memburuk, dan sempat dilakukan pengambilan swab tenggorok. Sore harinya, sekira pukul 18.00 WITA, pasien meninggal dunia. Hingga akhirnya terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (7/7). Imbasnya, 200 orang di Sangasanga, diswab massal.

RSUD IA Moeis Samarinda Mety saat dikonfirmasi merdeka.com terkait PDP yang tidak dimakamkan secara protokol Covid-19, tidak bersedia menjawab. Mereka mengalihkan permasalahan itu ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda.

"Mohon maaf Pak, untuk hal ini mohon bisa ditanyakan langsung ke Dinas Kesehatan (Samarinda), yang dapat menjelaskan soal pasien itu, sebagai Gugus Tugas Penanganan Covid. Terimakasih," kata Humas RSUD IA Moeis Samarinda, Mety, Rabu (8/7). (mdk/fik)

Baca juga:
Lusa, Warga Makassar yang Tak Gunakan Masker akan Dikenakan Sanksi Sosial
Jalani Rapid dan Swab Test, 4 Pegawai Pemkot Jakbar Positif Covid-19
Angka Orang Terinfeksi Covid-19 Terus Bertambah
Jokowi Minta Aparat Lindungi Tenaga Medis Tangani Covid-19 Kerap Diintimidasi
Besok Kereta Api Jarak Jauh Mulai Beroperasi, Ini 10 Rutenya
Jokowi: Jangan Sampai Ekonomi Dipercepat, Tapi Kasus Covid-19 Meningkat
1.093 Warga Kalteng Positif Covid-19, Jokowi Minta Gubernur Pakai Manajemen Krisis

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami