Saat Kapolsek Tarumajaya Gendong Nenek 78 Tahun yang Ingin Vaksinasi Covid

Saat Kapolsek Tarumajaya Gendong Nenek 78 Tahun yang Ingin Vaksinasi Covid
Kapolsek Tarumajaya AKP Edy Suprayitno Gendong Nenek 78 Tahun ke Lokasi Vaksinasi. ©2021 Liputan6.com/Ady Anugrahadi
NEWS | 6 Agustus 2021 01:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang Nenek bernama Emah memiliki kemauan kuat untuk divaksin Covid-19. Namun kakinya tak lagi mampu berjalan jauh.

Kapolsek Tarumajaya Jaya AKP Edy Suprayitno akhirnya turun tangan supaya nenek berusia 78 tahun itu bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Edy bersama jajaran menjemputnya dari kediamannya di Kampung Tanah Makmur, RT02 RW 14, pada Kamis (5/8).

Saat itu, Edy bahkan sampai menggendong nenek berusia 78 tahun itu menuju kendaraan operasional yang disediakan oleh Polsek Tarumajaya, ia kemudian dibawa menuju kantor desa, yang menjadi lokasi vaksinasi massal.

Di sana, Emah kembali digendong oleh Kapolsek Tarumajaya ke area penyuntikan vaksin. Nenek sepuh yang lahir di masa perjuangan kemerdekaan ini tampak tenang mengikuti proses vaksin Covid-19.

Sesampainya di lokasi vaksin, Nenek Emah langsung dicek kesehatannya. Hasil skrining kesehatan menunjukkan, Nenek Emah dalam keadaan sehat dan laik divaksin.

Setelah dari skrining kesehatan, Nenek Emah menuju meja vaksinator. Ia tampak tenang ketika jarum suntik bekerja di lengan sebelah kirinya.

Ketika ditanya, Nenek Emah mengaku senang telah menerima suntik vaksin Covid-19. Ia ingin terhindar dari Covid-19.

"Biar sehat, biar panjang umur (alasan mau divaksin), masih ngurusin cucu anak yatim, cucu saya ada dua, cuma yang satu dibawa emaknya tinggal di Kemayoran," kata Emah.

Edy mengatakan, Nenek Emah sehari-hari hanya tinggal dengan cucunya yang berusia 13 tahun. Di usianya yang senja, ia hidup bergantung belas kasih tetangga.

Nenek Emang sejatinya masih memiliki anak yang tinggal di daerah Kemayoran, tetapi buah hatinya hanya sesekali menjenguk dan memberikan uang saku untuk kebutuhan nenek 78 tahun tersebut.

"Nenek Emah tinggal hanya dengan cucunya yang masih sekolah kelas enam SD, kakinya enggak kuat jalan jauh karena sudah sepuh," kata Edy.

Sementara itu, Kepala Desa Segaramakmur Agus Sopyan mengatakan, vaksinasi di wilayah hari ini menyediakan sebanyak 1000 dosis jenis AstraZeneca.

"Untuk hari ini disediakan 1000 dosis, kita berharap dengan kegiatan vaksinasi bisa memutus rantai penyebaran Covid-19, saya menargetkan 90 warga desa dapat disuntik vaksin," ujar dia. (mdk/eko)

Baca juga:
Kejar Target Vaksinasi, Pemkab Bekasi Lipat Gandakan Nakes di Puskesmas
BPBD Jabar Targetkan 56 Ribu Warga Karawang Vaksinasi Covid Massal
Kasau Tinjau Vaksinasi Massal di Kampus UI
Prancis akan Kirim 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke RI, Tahap Pertama Akhir Agustus
Polisi Target 100 Persen Warga DKI Sudah Vaksinasi Covid pada 17 Agustus 2021
WHO Minta Suntikan Booster Ditunda, Prioritaskan Distribusi Vaksin ke Negara Miskin

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami