Sabang Buka Kembali Tempat Wisata Dan Transportasi Laut

Sabang Buka Kembali Tempat Wisata Dan Transportasi Laut
PERISTIWA | 1 Juni 2020 11:29 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Pemerintah Kota Sabang telah mengizinkan untuk membuka kembali lokasi pariwisata serta pengoperasian moda transportasi laut ke Sabang, dengan berbagai persyaratan yang telah ditentukan guna mencegah penyebaran COVID-19.

Kepala Bagian Umum dan Humas Pemko Sabang Bahru Fikri, di Sabang, Senin (1/6), mengatakan kebijakan itu merupakan hasil rapat dengan unsur Forkopimda setempat yang tertuang dalam surat edaran wali kota Sabang dengan nomor 440/3111 pada 1 Juni 2020, tentang pengaturan aktivitas transportasi penyeberangan dan wisata dalam rangka penanganan COVID-19 di Kota Sabang.

"Kapal cepat dan kapal ferry roro beroperasi satu kali pulang-pergi per hari, dengan pembatasan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kapal, dan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Bahrul menjelaskan, bagi calon penumpang yang memiliki KTP dan berdomisili di Sabang, dan akan melakukan perjalan dari atau menuju ke Sabang, maka diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan di pelabuhan.

Kemudian, bagi calon penumpang yang tidak ber-KTP Sabang dalam Provinsi Aceh, maka wajib melengkapi surat kesehatan yang dikeluarkan dari rumah sakit, Puskesmas, atau klinik kesehatan lainnya.

"Sedangkan bagi calon penumpang dari unsur ASN, TNI/Polri, pegawai BUMD dan BUMN dan pegawai swasta yang bekerja di Sabang, cukup menunjukkan surat identitas bekerja di Sabang dari instansi masing-masing," ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, bagi calon penumpang asal luar Provinsi Aceh atau memiliki riwayat perjalanan 14 hari sebelumnya dari daerah transmisi lokal COVID-19, maka wajib memiliki hasil yang menunjukkan negatif virus corona dari uji sampel swab metode PCR.

Disamping itu, Pemko Sabang juga telah membuka kembali destinasi wisata di Kota Sabang, dengan menerapkan protokol kesehatan meliputi penggunaan masker, penyediaan sarana cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh.

Begitu juga dengan hotel dan penginapan lainnya, dengan mengedepankan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

"Pengusaha hotel atau penginapan harus melakukan penyemprotan cairan desinfektan setiap harinya. Physical distancing dan protokol kesehatan COVID-19 harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya," ujarnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Sempat Diserbu Wisatawan, Lalu Lintas Jalur Puncak Bogor Kini Normal
Warga Penuhi Kawasan Wisata Kebun Teh di Puncak
Hingga H+6 Lebaran, 2.971 Kendaraan Menuju Lokasi Wisata Anyer Diputar Balik
Situs Bersejarah Thailand, Ayutthaya Siap Terima Turis Kembali
Ditutup, Jutaan Bunga di Hitachi Seaside Park Mekar tanpa Disaksikan Pengunjung
Pemkab Lebak Tegaskan Masih Tutup Destinasi Wisata Cegah Penyebaran Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5