Sakit Komplikasi Jantung, Aktivis HAM HS Dillon Meninggal Dunia

PERISTIWA | 16 September 2019 23:05 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Kabar duka kembali dirasakan, HS Dillon yang merupakan pengamat sosial-ekonomi serta aktivis hak asasi manusia (HAM), meninggal dunia. Almarhum meninggal sore pada pukul 18.00 Wita di Rumah Sakit Siloam, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (16/9).

Dillon lahir di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 23 April tahun 1945 dan alamarhum adalah bungsu dari ke 7 saudara. Rencananya, akan dilakukan upacara kenegaraan secara militer di Taman Makam Pahlawan, Kabupaten Tabanan, Bali.

"Menurut rencana akan dilakukan upacara kenegaraan secara militer dan akan di semayamkan di (Rumah Duka) RSAD Denpasar. Dan rencana akan dikremasi di Krematorium Mumbul, (Kabupaten Badung Bali) besok jam 2 siang," kata putra almarhum, Haryasetyaka Dillon Dillon di RS Siloam, Kuta Bali, Senin (16/9) malam.

Haryasetyaka juga menjelaskan, almarhum sudah sebulan dirawat di Rumah Sakit Siloam sejak tanggal 19 Agustus 2019.

"Sebulan yang lalu dirawat di sini, (penyakitnya) komplikasi jantung dan paru-paru," imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa almarhum ke Bali bersama istri tercintanya untuk liburan.

"Beliau di sini lagi liburan bersama Ibu saya dan bisa dibilang bulan madu kedua. Jadi beliau bersama istri terkasih menikmati pulau Dewata ini dan saya yakin sebagai anaknya Bapak telah memilih Pulau Dewata ini rumah peristirahatan terakhir," ujarnya.

Baca juga:
Kronologi Meninggalnya Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron Versi Kemenkumham Jatim
Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal Akibat Serangan Jantung
Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal Dunia
'Terima Kasih Pak Habibie Atas Semua Hal Baik untuk Negeri Ini'
Kabar Duka, Wartawan Senior Amarzan Loebis Tutup Usia
JK, Sandiaga, Aburizal dan Hendropriyono Melayat Ibunda SBY di Cikeas

(mdk/rnd)

TOPIK TERKAIT