Salat Idulfitri di Yogyakarta Akan Dilaksanakan di 300 Lokasi

Salat Idulfitri di Yogyakarta Akan Dilaksanakan di 300 Lokasi
jemaah salat idul adha di istiqlal. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
PERISTIWA | 13 Mei 2021 00:05 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Pelaksanaan Salat Idulfitri di Kota Yogyakarta pada Kamis (13/4) siap digelar di lebih dari 300 lokasi yang tersebar di berbagai kecamatan.

"Salat Id sebagian besar dilaksanakan di masjid, tetapi ada pula yang menggelar di halaman balai rukun kampung (RK), halaman rumah, hingga halaman instansi atau pendopo," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Rabu (12/5). Dilansir Antara.

Dia mencontohkan, Kecamatan Tegalrejo menggelar Salat Idulfitri berjemaah di 40 titik, Gondokusuman 18 titik, Gedongtengen 11 titik, dan Pakualaman 14 titik, seluruhnya digelar di masjid.

Di setiap lokasi penyelenggaraan shalat Idulfitri disiapkan rata-rata untuk 200 hingga 300 jemaah sebagai upaya pembatasan untuk memastikan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan baik.

"Setiap penyelenggaraan Salat Idulfitri, harus disertai dengan satuan tugas Covid-19. Penyelenggara harus bisa bersikap tegas terutama menyangkut kapasitas yang disediakan," katanya.

Jika kapasitas tempat sudah terpenuhi, maka harus segera dilakukan penutupan. Sehingga jumlah jemaah bisa terkontrol dan protokol jaga jarak bisa dijalankan.

"Akan lebih baik jika salat diikuti oleh warga di sekitar saja dan kutbah dilakukan secara padat dan singkat sehingga tidak membutuhkan durasi yang terlalu lama," katanya.

Heroe pun mengingatkan agar seluruh jemaah tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman yang biasa dilakukan usai menjalankan salat jemaah.

"Di masa pandemi seperti saat ini, berbagai upaya pencegahan harus tetap dilakukan. Menghindari kontak fisik seperti bersalaman usai salat berjemaah juga tetap dilakukan sebagai antisipasi tidak terjadi penularan Covid-19," katanya.

Heroe pun menegaskan bahwa pelaksanaan Salat Idulfitri secara berjemaah hanya bisa dilakukan di wilayah yang masuk kategori zona hijau dan kuning saja, mengacu pada aturan PPKM Mikro.

"Untuk wilayah yang berstatus zona orange dan merah, sama sekali tidak boleh menggelar Salat Idul Fitri berjemaah. Salat dilakukan di rumah masing-masing," katanya.

Di Kota Yogyakarta saat ini hanya ada satu RT yang masuk zona merah yaitu berada di Kelurahan Wirobrajan. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami