Sambangi KPK, Yusril Ihza Mahendra dampingi pemeriksaan tersangka kasus BLBI

PERISTIWA | 18 April 2018 11:24 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ahli Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/4). Kedatangannya untuk menemani pemeriksaan mantan kepala badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai tersangka kasus skandal penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Mendampingi tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Pantauan di lokasi, Yusril tiba di markas antirasuah sekira pada pukul 09.45 WIB. Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu enggan berkomentar saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media.

Seperti diketahui, KPK merampungkan berkas tersangka kasus dugaan pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) atas Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) dengan tersangka mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Tumenggung (SAT).

Febri mengatakan, dalam kasus ini KPK sudah memeriksa setidaknya 69 saksi yang terdiri dari pihak swasta, pejabat dan pegawai PT Gajah Tunggal, pihak KKSK, dan pengacara.

Dalam kasus ini, KPK menemukan bukti baru kerugian negara. Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara atas kasus ini sebesar Rp 4,58 triliun.

Kerugian negara ditaksir KPK dalam kasus ini senilai Rp 3,7 triliun. KPK baru menjerat satu tersangka, yaitu Syafruddin Arsyad Temenggung. Dia dijerat sebagai tersangka lantaran diduga menyalahgunakan kewenangan terkait penerbitan SKL tersebut.

Perbuatan Syafruddin diduga menguntungkan sejumlah pihak dan merugikan keuangan negara mencapai Rp 4,58 triliun.‎

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com


Meski kontrak habis, KPK masih butuh penyidik Irhamni untuk ungkap BLBI
Jelang sidang kasus BLBI, KPK kesulitan minta keterangan Sjamsul Nursalim
Kasus BLBI, Dorodjatun Kuntjoro kembali diperiksa KPK
Ekspresi diam Dorodjatun usai diperiksa KPK.
Dalami penerbitan SKL, KPK panggil mantan Direktur Hukum BPPN
Panggil mantan Direktur Hukum BPPN, KPK kebut penyelesaian kasus SKL BLBI
Mantan Ketua BPPN kembali diperiksa KPK terkait kasus BLBI

(mdk/gil)