Sambangi Pengadilan Tinggi DKI, Fadli Zon Bantah Intervensi Kasus Ahmad Dhani

PERISTIWA | 4 Februari 2019 16:23 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah melakukan intervensi atas kasus Ahmad Dhani saat menyambangi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Fadli mendatangi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta bersama dengan Anggota Komisi III dari Partai Gerindra Muhammad Syafi'i serta Kuasa Hukum Ahmad Dhani.

Fadli mengaku hanya mempertanyakan prosedur hukum penahanan terhadap pentolan Dewa 19 yang juga politisi Gerindra, Ahmad Dhani. Dia juga ingin memastikan semua prosedur hukum dilakukan dengan benar sesuai KUHAP. Sehingga tidak memunculkan dugaan adanya konflik kepentingan atau conflict of interest.

"Tidak ada itu intervensi hukum. Kami hanya ingin mengecek prosedur hukumnya sudah tepat atau belum. Kita harus mengecek abuse of power saja dan mau memastikan tidak ada kesewenang-wenangan yang akan terjadi conflict of interest," kata Fadli di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (4/1).

Menurut Wakil Ketua DPR ini, pihaknya sama sekali tidak pernah menanyakan tentang materi perkara Ahmad Dhani ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hanya prosedur hukum. Sebab, kuasa hukum Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa dalam praktik penahanan harus ada ketetapan dari hakim.

"Sekali lagi, yang kami tanyakan itu bukan materi perkaranya. Tapi prosedural hukum. Kalau lawyer mengatakan biasanya dalam praktiknya harus ada ketetapan hakim dan itu berbeda dengan putusan pengadilan," ucapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Fadli Zon akan Temui Ketua PT DKI: Tidak Ada Alasan Menahan Ahmad Dhani
Sore ini Pengadilan Tinggi DKI Putuskan Nasib Penahanan Ahmad Dhani
Fadli Zon Datangi Pengadilan Tinggi Pertanyakan Penahanan Ahmad Dhani
Pemindahan Penahanan Ahmad Dhani ke Surabaya Diputuskan Pekan Depan
Beri Dukungan pada Ahmad Dhani, Sandiaga Uno Nyanyikan Lagu Dewa 19
Relawan Prabowo-Sandi Demo di Rutan Cipinang, Tuntut Keadilan Buat Ahmad Dhani

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.