Sampah di TPA Cipeucang Longsor ke Kali Cisadane

Sampah di TPA Cipeucang Longsor ke Kali Cisadane
PERISTIWA | 23 Mei 2020 03:33 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Longsoran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Longsor tersebut diduga akibat patahan sheet pile, sehingga sampah yang tertahan tumpah ke Kali Cisadane.

"Saya dapat laporan dari kepala UPT Cipeucang, bahwa landfill proyek longsor. Penyebabnya, karena hujan beberapa hari dan air yang cukup deras keluar dari landfill sehingga mendorong sampah dan membuat sheet pile patah," kata Sekdis LH Kota Tangsel, Yepi Suherman, Jumat (22/5).

Dia menjelaskan, patahan sheet pile penahan sampah di TPA Cipeucang karena meluapnya air hujan yang ada dalam landfill.

"Karena kondisi luapan mata air yang keluar cukup deras. Air tidak ada celah untuk keluar dan tidak ada rongga untuk air mengalir sehingga sheet pile jebol," ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang telah berkordinasi dengan Pemkot Tangsel, dan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane (BBWSCC) Kementerian PUPR, terkait longsoran sampah yang menutupi aliran kali Cisadane.

"Kita langsung koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kementrian PUPR dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane, agar penanganan disegerakan," jelas Kepala Bagian Humas Kota Tangerang, Buceu Gartina.

Dia mengaku, langkah cepat ini perlu dilakukan guna melindungi masyarakat terutama, dalam kebutuhan air bersih di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang.

"Dikhawatirkan ini bisa mencemari suplai air dan juga mengganggu konstruksi jembatan yang ada di Kota Tangerang," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Humas PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang, Ichsan Sodikin mengaku, sampai saat ini instalasi pengolahan masih normal. Namun begitu, pihaknya masih akan terus memantau kualitas baku mutu air di Kali Cisadane. Guna menjamin kualitas air bersih kepada masyarakatnya.

"Masih normal," ungkapnya.

Sedangkan, pengelola air minum Tangerang, PT Aetra mengaku khawatir dengan adanya tumpahan sampah di aliran Kali Cisadane, yang dapat mencemari baku mutu air yang dikelolanya.

"Dikhawatirkan berdampak pada suplai air baku Aetra Tangerang. Sebab, 4 intake Aetra Tangerang, tertanam dalam sungai Cisadane, dekat bendungan pintu air jelas Corporate Communication Manager PT Aetra Air Tangerang, Ira Indirayuni.

Untuk memastikan kondisi terkini status sungai Cisadane dampak dari longsornya TPA Cipeucang, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pengelola Bendungan Pintu Air 10.

"Buka tutup pintu air secara terkoordinasi itu sangat penting buat kami dalam memastikan lancarnya suplai air baku. Hari ini dibukanya pintu atas bendungan cukup membantu menghanyutkan sampah, sehingga tidak menumpuk dekat intake," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Longsoran Gunung Sampah di TPA Cipeucang Tangsel Nyaris Menutup Kali Cisadane
Dihantam Longsor, Sejumlah Rumah Warga Empat Lawang Rusak Berat
Tertimbun Tanah Longsor Saat Perbaiki Turbin, Warga OKU Selatan Tewas
Longsor di Desa Wangunjaya Bogor, 1 Orang Meninggal Diduga Tertimbun Material
Korban Longsor di OKU Selatan Ditemukan di Jurang Sedalam 20 Meter
Dua Desa di Cikajang Garut Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami