Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Mencapai Rp1,8 Miliar

Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Mencapai Rp1,8 Miliar
PERISTIWA | 30 September 2020 17:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi terus berupaya menegakkan aturan disiplin protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19 lewat Operasi Yustisi 2020 di seluruh Indonesia. Sejauh ini, total sanksi denda hasil penegakan aturan tersebut mencapai Rp 1,8 miliar.

"Kurungan sebanyak 1 kasus, denda administrasi sebanyak 29.532 kali dengan nilai Rp 1.847.388.425 miliar," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020).

Menurut Awi, selama 16 hari pelaksanaan Operasi Yustisi 2020 mulai mulai 14 September sampai dengan 29 September 2020, tim gabungan telah melaksanakan penindakan sebanyak 2.351.128 kali.

"Dengan sanksi teguran lisan sebanyak 1.709.389 kali dan sanksi tertulis sebanyak 362.515 kali," jelas dia.

Adapun terkait tempat usaha yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, petugas melakukan penertiban hingga penutupan sementara.

"Penutupan tempat usaha 1.145 kali, sanksi lainnya yakni kerja sosial 248.546 kali," Awi menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra (mdk/ray)

Baca juga:
22.000 Warga Jateng Langgar Protokol Kesehatan, Total Denda Rp 80 Juta
11 Hari Operasi Yustisi 2020, Petugas Tindak 1,3 Juta Pelanggaran Protokol Kesehatan
9 Hari Operasi Yustisi, 954.217 Pelanggar Ditindak dan 510 Tempat Usaha Ditutup
Denda Operasi Yustisi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Capai Rp925 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami