Santainya Bocah-Bocah di Palembang Main Sepak Bola di Lokasi Unjuk Rasa

Santainya Bocah-Bocah di Palembang Main Sepak Bola di Lokasi Unjuk Rasa
Anak-anak main sepak bola di lokasi unjuk rasa. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 12 Oktober 2020 14:52 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Polisi menutup sejumlah ruas jalan menuju akses Simpang Lima DPRD Sumsel Palembang yang menjadi titik unjuk rasa mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, Senin (12/10). Kosongnya kendaraan yang melintas di jalanan dimanfaatkan anak-anak bermain sepak bola.

Pantauan merdeka.com, sejumlah anak-anak santai bermain bola kaki di Jalan A Rivai Palembang, persis di sekitar lokasi demo. Mobil polisi dan mobil pemadam kebakaran disiagakan tepat di belakang mereka.

Permainan mereka sempat terhenti sejenak karena ditegur polisi yang berjaga di lokasi. Tak lama kemudian, mereka kembali melanjutkan bermain. Mereka tak peduli apa yang akan terjadi jika unjuk rasa dimulai.

"Umpan sini bolanya, cepat, cepat," kata seorang bocah ketika berada di depan gawang dengan tanda tumpukan sandal.

Sementara di titik demo, polisi memblokade setiap sudut di Simpang Lima DPRD Sumsel menggunakan kawat berduri. Puluhan mobil polisi seperti water canon ditempatkan di belakangnya.

Dari pantauan, sejumlah mahasiswa peserta aksi mulai berdatangan ke lokasi. Mereka terlihat duduk-duduk di sekitar taman sambil menunggu rekannya datang. Hingga berita ini diturunkan, unjuk rasa belum dimulai dan situasi kondusif.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini