Saor Siagian: Sidang Novel Baswedan Berpotensi Jadi Pengadilan Sesat

Saor Siagian: Sidang Novel Baswedan Berpotensi Jadi Pengadilan Sesat
Advokat laporkan Kabareskrim ke Wakapolri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
NEWS | 16 Juli 2020 12:48 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Sidang vonis penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan akan digelar siang ini, Kamis (16/7). Namun pihak kuasa hukum Novel Baswedan menyebut, sidang tersebut hanya sandiwara.

Tim kuasa hukum Novel, Saor Siagian enggan berandai-andai hasil vonis nanti. Namun dia menyinggung soal banyak keanehan dalam proses sidang.

Keanehan yang ia maksud, tidak adanya barang bukti, kemudian saksi-saksi juga ada yang tidak dihadirkan jaksa dalam persidangan. Padahal saksi itu dianggap kunci.

Dia menilai, malah ada seorang penyidik polisi justru membela terdakwa.

"Bahkan dia (penyidik) sampai memeriksa Novel sampai ke Singapura, jadi nggak kebayang dia adalah orang yang mengungkap supaya peristiwa ini terungkap dan dia yang mengatakan terdakwa ini bersalah. Tetapi dia sendiri juga meminta terdakwa ini dibebaskan,” kata Saor saat dihubungi merdeka.com.

Dia hanya bisa berharap, hakim berlaku adil dan objektif. Tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Meski, dia melihat, selama proses persidangan, ditemukan banyak kejanggalan.

“Ini kejanggalan-kejanggalan yang sangat luar biasa. Bahkan catatan kita ini bisa berpotensi bisa menjadi pengadilan sesat,” terang Saor.

Baca Selanjutnya: Dalam hal ini ia enggan...

Halaman

(mdk/rnd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami