Sapri, suku Badui Dalam kuasai bahasa gaul hingga bahasa Inggris

PERISTIWA | 23 Juni 2014 21:05 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Sapri jadi orang yang paling terkenal di antara pengunjung Baduy Dalam. Nyaris di sepanjang perjalanan nama Sapri kerap dipanggil untuk dimintai jawaban terkait sukunya. Pemuda berumur 17 tahun ini juga tergolong cerdas dan menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Padahal tak sekalipun Sapri mengenyam pendidikan formal karena aturan adat tak memperbolehkannya sekolah.

Tetapi keingintahuannya selalu tinggi. Beruntung banyaknya berinteraksi dengan para tamu membuka akses Sapri untuk belajar. "Umur 12 tahun baru bisa membaca, belajarnya otodidak dari bungkusan makanan, indomie, tamu," cerita dia kepada merdeka.com di Baduy Dalam, Banten, Sabtu (21/6).

Seringnya keluar dari desa untuk berjualan madu juga memberikan keuntungan sendiri bagi lelaki berbadan tegap ini. Dia bahkan membuat para tamu terkejut dengan bahasa yang digunakannya "Woles saja keles. Masbuloh," ungkap Sapri sembari tertawa.

Dari para tamu Sapri juga mendapat buku sederhana belajar bahasa inggris dari para tamu. Belajar dari buku itu, Sapri sudah menguasai percakapan sederhana bahasa Inggris. "My name is Sapri, I am fine," ucapnya fasih.

Keinginan Sapri belajar bukan tanpa tantangan. "Baca bukunya kalau ada waktu, kalau ketahuan Bapak biasanya langsung suruh kerja lagi di ladang," tuturnya sedih.

Beberapa tamu pun sering mengetes kemampuan baca, berbahasa Inggris, sampai politik dan hasilnya menakjubkan. "Jokowi itu lihat di TV dia turun ke gorong-gorong," kata dia yang suka dengan sosok Jokowi ini.

(mdk/ded)

TOPIK TERKAIT