Sarang Tawon Maut di Garut Dievakuasi, Warga Diingatkan Tak Ganggu Jika Menemukan

PERISTIWA | 21 November 2019 23:29 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, bersama Koramil 11-13 Bayongbong, akhirnya mengevakuasi sarang tawon maut di rumah milik Maryam di Kampung Nagela, RT 01/02, Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (21/11) malam. Evakuasi sarang tawon dilakukan setelah sebelumnya terjadi korban luka dan jiwa akibat disengat lebah tersebut.

"Kita evakuasi bersama sejak pukul 19.30 sampai pukul 22.30 karena memang ada kekhawatiran dari masyarakat. Takut kejadian kemarin terulang lagi," kata Danramil Bayongbong, Kapten Inf Jaja.

Jaja menyebut bahwa setelah adanya korban jiwa akibat sengatan tawon, sejumlah warga merasa kurang nyaman dan was-was. Oleh karena itu, pihaknya sejak pagi berkoordinasi dengan Disdamkar Kabupaten Garut agar bisa mengevakuasi sarang tawon maut itu.

Ia mengatakan bahwa dirinya bersama Kepala Disdamkar Kabupaten Garut memimpin langsung proses evakuasi sarang tawon itu.

"Sarang tawon ini ternyata bukan hanya ada di rumahnya ibu Maryam saja, tapi juga ada di titik lainnya di Kampung Nangela dan Cijelereun. Semuanya sudah kita evakuasi agar masyarakat nyaman dan tenang," katanya.

Selain itu, Jaja juga mengaku pihaknya memberikan imbauan kepada warga melalui tokoh masyarakat agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya untuk tidak usil terhadap sarang tawon. Kalau menemukan sarang tawon, menurutnya lebih baik meminta tolong kepada Disdamkar agar bisa seger dievakuasi sehingga tidak jatuh korban.

"Tadi juga sudah ngobrol dengan Kadisdamkar. Kalau ada yang seperti itu siap bergerak mengevakuasi," katanya.

Sebelumnya, empat orang pelajar menjadi korban sengatan tawon usai mengusik sarangnya yang berada di salah satu rumah di Kecamatan Bayongbong. Satu dari empat pelajar meninggal dunia usai disengat lebah, sisanya harus mendapatkan perawatan intensif.

Komandan Koramil Bayongbong, Kapten Inf Jaja mengatakan bahwa tersengatnya empat pelajar oleh tawon terjadi pada Rabu (20/11) sore sekitar pukul 16.00. Lokasi kejadian sendiri di Kampung Nagela, Rt 01/02, Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

"Empat pelajar yang tersengat ini namanya Armi (11) pelajar kelas VI SD Samarang, Saeful Ulum (12) pelajar kelas VII SMPN 2 Bayongbong, Rizki (11) pelajar kelas VI SD Mekarsari, Elzar (9) pelajar kelas IV SD Samarang. Semuanya satu kampung dari Nangela. Satu orang korban atas nama Armi meninggal dunia tadi malam," ujarnya, Kamis (21/11).

Baca juga:
Usik Sarang Tawon, 4 Pelajar Disengat, Satu Tewas
Diserang Ratusan Tawon Gung, 10 Warga Kulon Progo Dibawa ke RS
Pengunjung dan pedagang di Taman Cerdas Samarinda menjadi korban sengatan tawon
Serangan tawon di China Barat tewaskan 19 orang
Takut 'sang ratu' ngamuk, warga minta Damkar singkirkan sarang lebah
Ribuan tawon ngamuk, sengat 6 orang dan 3 ayam sampai mati
Hendak evakuasi sarang tawon, petugas Damkar Samarinda disengat

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT