Sastrawan Felix Nesi Dipolisikan

Sastrawan Felix Nesi Dipolisikan
PERISTIWA | 6 Juli 2020 10:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Aparat Polsek Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, menangkap sastrawan asal NTT, Edy Nesi alias Felix Nesi pada Jumat (3/7),

Sastrawan pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2018 itu ditangkap di rumahnya menyusul adanya laporan dari komunitas pastoran SMK Bitauni, Paroki Kiupukan, Keuskupan Atambua.

Kapolsek Insana, Iptu I Ketut Suta mengatakan, Felix diamankan karena laporan perusakan rumah pastoran SMK Bitauni di RT 005/RW 002 Kelurahan Bituani, Kecamatan Insana, Jumat 3 Juli 2020, sekitar pukul 20.30 Wita.

"Pelapornya seorang guru atas nama Agustinus Natun (31)," ujar Suta, Minggu (5/7).

Ketut Suta menjelaskan, kejadian perusakan itu berawal saat pelaku mendatangi rumah pastoran. Saat itu, pelapor berada di mes guru. Tak lama kemudian, pelapor dikagetkan dengan bunyi pecahan kaca dan teriakan dari rumah pastoran.

Pelapor pun keluar mencari tahu yang sedang terjadi. Saat itu, dia melihat Felix Nesi memukul kaca jendela pastoran berulang kali menggunakan helm hingga pecah. Pelaku juga membanting kursi pastoran hingga patah.

"Pelapor sudah kita mintai keterangan dan juga tiga orang saksi," katanya.

Dari hasil pendalaman, diketahui Felix Nesi beraksi seorang diri. Dia juga belum ditahan. Meski demikian, proses penyidikan kasus ini terus berjalan. Pihak kepolisian merujuk pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman di bawah 5 tahun penjara.

"Kita kenakan pasal 406 KUHP dan pelakunya kita tidak tahan. Dari pihak pastoran ada menyampaikan masalah ini akan dimediasi, tetapi sampai saat ini belum ada konfirmasi kembali," katanya.

1 dari 1 halaman

Motif Perusakan

Suta mengatakan Polisi mendalami kasus perusakan rumah Pastoran SMK Bitauni yang melibatkan sastrawan Felix Nesi. Pihaknya mengaku telah mendengarkan keterangan sejumlah pihak, termasuk sastrawan Felix Nesi sendiri.

"Pelaku tidak terima adanya salah satu pastor di SMK Bitauni," katanya.

Dalam unggahan akun resmi Facebooknya, Felix sempat menulis unggahan yang isinya mengaku telah ditahan Polsek Insana. Dirinya juga mengaku melakukan perusakan kaca SMK Bitauni. Dalam unggahannya itu, Felix juga mengatakan, dirinya kesal dengan penempatan seorang romo di pastoran yang letaknya tak jauh dari rumahnya itu.

"Romo A adalah seorang pastor yang, saat itu, dipindahkan dari paroki Tukuneno karena bermasalah dengan perempuan. Dia berbuat salah kepada perempuan, dan tak perlu kita bahas detailnya," ungkap Felix.

Reporter: Ola Keda
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Puisi Adalah Karya Sastra yang Memiliki Makna, Kenali Jenis dan Cara Membuatnya
4 Contoh Puisi Baru yang Menyentuh dan Menggetarkan Hati
7 Cara Membuat Puisi untuk Pemula, Mudah dan Sederhana
VIDEO: Hikayat Pulau Penyengat, Negeri Para Penyair Melayu
Anies Mau Festival Sastra JILF 2019 jadi Agenda Rutin
Daya Pukau dan Daya Ungkap dalam Literasi Betawi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami