Satgas-19 Sebut Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Turun Signifikan

Satgas-19 Sebut Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Turun Signifikan
Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Rusun Pasar Rumput Menurun. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
NEWS | 3 Agustus 2021 18:42 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur di RS secara nasional mengalami penurunan selama 3 minggu terakhir. Dia bilang tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) dari 77,07 persen kini menjadi 61,95 persen.

"BOR mingguan selama 3 minggu terakhir telah menunjukkan penurunan, BOR mingguan yang sempat mencapai 77,07 persen pada 11 Juli perlahan menunjukkan penurunan menjadi 75,91 persen. Kemudian 70,62 persen dan di minggu terakhir menjadi 61,95 persen," katanya dalam tayangan virtual, Selasa (3/8).

Dia menambahkan, penurunan ini juga sejalan dengan penurunan kasus aktif selama 2 minggu terakhir dari sebelumnya sempat mencapai 18,84 persen menjadi 18,12 persen. Kemudian, terus turun menjadi 15,55 persen per tanggal 1 Agustus.

"Penurunan nyata juga tampak pada penurunan BOR di Wisma Atlet yang saat ini persentase huniannya ada di angka 31,34 persen," ucapnya.

Wiku menuturkan, jika dilihat pada perkembangan di tingkat provinsi, penurunan kasus aktif dan BOR secara bersamaan terjadi di 14 provinsi. Provinsi ini adalah Lampung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat.

Selain itu, beberapa provinsi juga mencatatkan penurunan BOR cukup signifikan. Seperti DKI Jakarta yang mengalami penurunan sebesar 21,55 persen dan provinsi Banten yang turun sebesar 20,57 persen dalam satu minggu terakhir.

"Saya sangat mengapresiasi capaian ini, karena artinya pemerintah daerahnya mampu menekan beban berat tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit selama beberapa minggu terakhir," pungkasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
2 Mantan Menkes Positif Covid-19, Bergejala Ringan dan Ada Komorbid
Kasus Virus Corona Kembali Muncul di Wuhan
PAN Dukung PPKM Diperpanjang: Covid-19 Masih Mengancam, Varian Baru Makin Menyebar
PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Bekasi Klaim Tak Ada Zona Merah Covid-19
OJK Sebut Survei ADB Catat Pandemi Sebabkan 50 Persen UMKM Indonesia Bangkrut
Melihat Kapal Umsini Jadi Pusat Isolasi Covid-19 Terapung di Makassar

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami